comscore

Varian Omicron Bertahan Hingga 8 Hari di Bahan Plastik

Marcheilla Ariesta - 26 Januari 2022 18:16 WIB
Varian Omicron Bertahan Hingga 8 Hari di Bahan Plastik
Ilustrasi/Medcom.id
Kyoto: Varian Covid-19 Omicron dapat bertahan lebih lama di plastik dan kulit manusia. Hal ini diungkapkan dalam penelitian terbaru di Jepang.

Studi yang dilakukan tim Universitas Kedokteran Prefektur Kyoto mengungkapkan bahwa Omicron bertahan lebih lama dari varian sebelumnya dalam serangkaian tes laboratorium.
Mereka menyimpulkan bahwa "stabilitas lingkungan" Omicron yang tinggi mungkin membantunya menggantikan Delta sebagai varian dominan di dunia.

"Hasil penelitian kami menunjukkan bahwa pada permukaan plastik dan kulit, varian Alpha, Beta, Delta, dan Omicron, menunjukkan waktu bertahan hidup lebih dari dua kali lipat lebih lama dibanding strain Wuhan, dan mempertahankan infektivitas selama lebih dari 16 jam di permukaan kulit," kata mereka, dilansir dari Euro News, Rabu, 26 Januari 2022.

Di permukaan plastik, waktu bertahan hidup rata-rata strain asli dan varian Alpha, Beta, Gamma dan Delta masing-masing adalah 56 jam, 191,3 jam, 156,6 jam, 59,3 jam, dan 114 jam.

Baca juga: WHO Tegaskan Risiko Varian Omicron Masih Sangat Tinggi

Sedangkan Omicron memiliki kemampuan bertahan di plastik hingga 193,5 jam - setara delapan hari. Varian ini juga bertahan lebih lama di kulit.

Pada sampel kulit dari mayat, waktu bertahan virus rata-rata adalah 8,6 jam untuk versi aslinya, 19,6 jam untuk Alpha, 19,1 jam untuk Beta, 11 jam Gamma, 16,8 jam untuk Delta dan 21,1 jam untuk Omicron.

"Studi ini menunjukkan bahwa varian Omicron juga memiliki stabilitas lingkungan tertinggi di antara VOC [varian yang menjadi perhatian], yang menunjukkan bahwa stabilitas tinggi ini mungkin juga menjadi salah satu faktor yang memungkinkan varian Omicron menggantikan varian Delta dan menyebar dengan cepat," lanjut mereka.

Omicron sudah ada di semua negara Uni Eropa, bahkan menjadi varian paling dominan di sebagian besar negara anggota blok tersebut.

Negara-negara di mana persentase tertinggi kasus baru dikaitkan dengan Omicron sesuai urutan adalah Finlandia (99,9 persen), Belgia (99,7 persen), Malta (99,3 persen) dan Denmark (98,8 persen).

Meskipun varian-varian Covid-19 pada umumnya lebih tahan terhadap etanol dibanding versi orisinal Covid-19, semuanya benar-benar tidak aktif pada kulit setelah 15 detik terpapar pembersih tangan berbasis alkohol.

"Oleh karena itu, sangat disarankan untuk menjalankan praktik pengendalian infeksi seperti mencuci tangan dengan sabun, seperti yang diusulkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO)," pungkas mereka.

(WIL)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id