Tekan Risiko Covid-19, Jepang Justru Perpanjang Libur Tahun Baru

    Willy Haryono - 24 Oktober 2020 12:02 WIB
    Tekan Risiko Covid-19, Jepang Justru Perpanjang Libur Tahun Baru
    Pemandangan salah satu sudut kota Tokyo, Jepang. (Foto: AFP)
    Tokyo: Jepang akan memperpanjang liburan Tahun Baru 2021 dalam upaya mengurangi risiko penularan virus korona (covid-19). Nishimura Yasutoshi, menteri yang bertanggung jawab terkait respons pandemi covid-19, menjelaskan bahwa libur panjang memberikan kesempatan bagi warga untuk merencanakan liburan di luar jam ramai, sehingga kerumunan di tempat wisata dapat dikurangi.

    Kebijakan ini berbeda dari sejumlah negara lain yang justru cenderung menekan libur panjang untuk meminimalisasi kerumunan warga di tempat wisata.

    Dikutip dari laman Prensa Latina pada Sabtu, 24 Oktober 2020, Yasutoshi telah meminta perusahaan-perusahaan di Jepang untuk menetapkan 12 Januari sebagai tanggal masuk kerja usai liburan Tahun Baru.

    Sebelum perpanjangan, warga Jepang harus kembali bekerja pada 4 Januari usai menghabiskan libur Natal dan Tahun Baru.

    Liburan Tahun Baru merupakan salah satu musim tersibuk dalam dunia transportasi di Jepang. Biasanya banyak turis domestik maupun asing yang memenuhi jadwal pesawat maupun kereta api di Jepang.

    Warga Jepang yang memiliki kendaraan pribadi juga biasanya memadati jalan raya dalam perjalanan menuju tempat wisata.

    Berdasarkan data terbaru Johns Hopkins University pada Sabtu siang, total kasus covid-19 di Jepang telah melampaui 95 ribu dengan 1.706 kematian dan 87.600 pasien sembuh.

    Meski puncak kasus covid-19 di Jepang telah terlewati, sejumlah pakar dari Kementerian Kesehatan, Tenaga Kerja, dan Kesejahteraan mengingatkan bahwa angka infeksi virus tersebut secara perlahan mulai kembali meningkat dalam beberapa hari terakhir.

    Sementara itu, Perdana Menteri baru Jepang Yoshihide Suga berjanji mengendalikan pandemi covid-19 dan memulihkan ekonomi. Janji disampaikan di hari-hari awal dirinya menjabat PM Jepang menggantikan Shinzo Abe.

    Dalam sambutan pertamanya setelah terpilih oleh parlemen pada Rabu pagi 16 September, PM Suga menekankan bahwa dia akan menjadi kabinet yang berkelanjutan. Selain juga berusaha untuk melanjutkan kebijakan yang diperjuangkan oleh Abe.

    Baca:  PM Suga Janji Kendalikan Covid-19 di Jepang

    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id