Korban Tewas Ledakan Bom Masjid Afghanistan Meningkat Jadi 37

    Fajar Nugraha - 15 Oktober 2021 20:46 WIB
    Korban Tewas Ledakan Bom Masjid Afghanistan Meningkat Jadi 37
    Warga Afghanistan memeriksa kerusakan akibat bom yang meledak di masjid di Kandahar. Foto: AFP



    Kandahar: Korban tewas akibat bom yang menghantam sebuah masjid di Afghanistan, terus bertambah. Korban meninggal saat ini dilaporkan mencapai 37 orang.

    “Pengebom bunuh diri menyerang sebuah masjid Syiah di Afghanistan selatan yang dipenuhi jamaah yang menghadiri Salat Jumat, menewaskan sedikitnya 37 orang dan melukai lebih dari 70 orang,” menurut seorang pejabat rumah sakit dan seorang saksi mata, seperti dikutip Fox News, Jumat 15 Oktober 2021.

     



    Baca: Ledakan Kembali Hantam Masjid Syiah Afghanistan, 7 Orang Tewas.

    Serangan terhadap masjid Imam Barga terjadi seminggu setelah sebuah pengeboman yang diklaim oleh afiliasi ISIS, menewaskan 46 orang di sebuah masjid Syiah di Afghanistan utara. Kelompok ISIS itu diketahui sebagai Islamic State Khorasan atau (ISIS-K).

    Murtaza, seorang saksi mata mengatakan, empat pelaku bom bunuh diri menyerang masjid. Dua meledakkan bahan peledak mereka di gerbang keamanan, membiarkan dua lainnya berlari ke dalam dan menyerang jemaah.

    “Salat Jumat biasanya dihadiri oleh sekitar 500 orang,” ucap Murtaza.

    Rekaman video dari tempat kejadian menunjukkan mayat-mayat berserakan di karpet berlumuran darah, dengan orang-orang yang selamat berjalan dengan linglung atau menangis dalam kesedihan.

    Seorang pejabat rumah sakit setempat tidak berwenang untuk memberi tahu media dan mengkonfirmasi jumlah korban dengan syarat anonim.

    Kelompok ekstremis, yang menentang Taliban yang berkuasa, memandang Muslim Syiah sebagai murtad yang pantas dihukum mati. ISIS telah mengklaim sejumlah pemboman mematikan di seluruh negeri sejak Taliban merebut kekuasaan pada Agustus di tengah penarikan pasukan AS.

    Kelompok ini juga menargetkan pejuang Taliban dalam serangan yang lebih kecil. Juru bicara Taliban Bilal Karimi mengonfirmasi ledakan itu dan mengatakan penyelidikan sedang berlangsung, tanpa memberikan rincian lebih lanjut.

    Taliban telah berjanji untuk memulihkan perdamaian dan keamanan setelah beberapa dekade perang. Baik Taliban dan ISIS menganut interpretasi kaku terhadap hukum Islam, tetapi ISIS jauh lebih radikal, memandang dirinya sebagai bagian dari kekhalifahan Islam di seluruh dunia yang mencakup cabang-cabang yang lebih terkenal di Irak dan Suriah.


    (FJR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id