comscore

PM Selandia Baru Kecam ‘Kegagalan' PBB Atas Perang Ukraina

Fajar Nugraha - 07 Juli 2022 16:05 WIB
PM Selandia Baru Kecam ‘Kegagalan PBB Atas Perang Ukraina
Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern. Foto: AFP
Sydney: Dewan Keamanan PBB (DK PBB) dianggap telah gagal dalam menanggapi invasi Rusia ke Ukraina. Hal itu diutarakan Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern pada Kamis 7 Juli 2022, seraya menggambarkan Moskow yang dianggapnya "bangkrut secara moral".

Ardern, yang telah lama menentang hak veto Dewan Keamanan yang dipegang oleh lima anggota tetap Inggris, Tiongkok, Prancis, Rusia dan Amerika Serikat, mengulangi seruannya untuk reformasi badan tersebut.
"Kegagalan PBB atas Ukraina disebabkan oleh posisi Rusia dengan hak veto di Dewan Keamanan,” katanya dalam sebuah pidato di lembaga Lowy Institute yang berbasis di Sydney selama kunjungan dagang ke Australia, seperti dikutip AFP.

“Rusia telah menggunakan tempatnya di dewan untuk mengambil posisi bangkrut secara moral setelah perang yang bangkrut secara moral dan ilegal", kata Ardern.

“Selandia Baru akan mengupayakan reformasi di Dewan Keamanan PBB untuk memastikan bahwa nilai dan relevansinya tidak berkurang,” katanya.

“Kita harus mereformasi Perserikatan Bangsa-Bangsa sehingga kita tidak harus bergantung pada masing-masing negara yang memberlakukan sanksi otonom mereka sendiri,” tegas Ardern.

Menurut Ardern, Rusia harus dimintai pertanggungjawaban atas invasinya.

Ardern menyerukan Pengadilan Kriminal Internasional di Den Haag untuk mendapatkan sumber daya yang dibutuhkan untuk menyelidiki dan menuntut kejahatan perang.

Halaman Selanjutnya
Selandia… …






Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id