Kasus Covid-19 Meningkat dan Ancaman Omicron, Korsel Tunda Pelonggaran

    Marcheilla Ariesta - 30 November 2021 06:45 WIB
    Kasus Covid-19 Meningkat dan Ancaman Omicron, Korsel Tunda Pelonggaran
    Pemandangan salah satu sudut kota Seoul, Korea Selattan. (AFP)



    Seoul: Korea Selatan menunda rencana pelonggaran pembatasan Covid-19. Hal ini disebabkan tekanan pada sistem perawatan kesehatan dan ancaman varian baru Omicron.

    Presiden Moon Jae-in mengatakan krisis pandemi di negaranya menjadi semakin dalam. Ia menyerukan respons kuat untuk mencegah Omicron memasuki Korsel, termasuk memobilisasi lebih banyak petugas dan memperketat pelacakan kontak.

     



    "Jumlah kasus baru yang dikonfirmasi, kasus parah dan kematian semuanya meningkat," kata Moon, dilansir dari Channel News Asia, Senin, 29 November 2021.

    Bulan ini, Korsel mencabut pembatasan jam operasional restoran dan kafe. Mereka akan mencabut batas jam untuk bar dan klub, serta mengizinkan pesta hingga 100 orang mulai 13 Desember. Tak hanya itu, Korsel juga akan menghapus semua batasan pertemuan pada pertengahan Februari.

    Semua rencana itu sekarang ditangguhkan.

    Saat ini, sejumlah rumah sakit di Korsel tengah merawat 629 pasien dengan gejala parah Covid-19. "Setidaknya 1.200 pasien sedang menunggu tempat tidur untuk dikosongkan di area Seoul dan sekitarnya," kata Menteri Kesehatan Kwon Deok-cheol.

    Dalam mengantisipasi Omicron, ia mendesak masyarakat untuk menjalani tes dan mendapatkan suntikan penguat (booster).

    Korsel belum mendeteksi kasus Omicron, varian yang berpotensi lebih menular. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebutnya sebagau varian berisiko "sangat tinggi."

    Baca:  WHO Duga Varian Omicron Berisiko Tinggi Menyebar dengan Cepat

    Seoul telah memberlakukan larangan perjalanan untuk Afrika Selatan dan tujuh negara lain di benua Afrika dalam membendung Omicron.

    Hari Minggu kemarin, tercatat ada 3.309 kasus baru Covid-19 di Korsel. Jumlah tersebut turun dari angka tertinggi sebelumnya, 4.116.

    Negeri Ginseng mencatat total 444.200 kasus Covid-19 dengan 3.580 kematian sejak awal pandemi. Hampir 80 persen dari 52 juta penduduknya telah divaksinasi lengkap.

    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id