comscore

Pengenalan Omnibus Law Tingkatkan Kepercayaan Investor Tiongkok ke Indonesia

Marcheilla Ariesta - 21 Desember 2021 11:12 WIB
Pengenalan Omnibus Law Tingkatkan Kepercayaan Investor Tiongkok ke Indonesia
Forum bisnis pengenalan UU Cipta Kerja kepada para investor Tiongkok./AFP
Shanghai: Sekitar 300-an investor Tiongkok yang menjadi peserta Forum Bisnis Indonesia-Tiongkok mengikuti presentasi dan penjelasan Wakil Menteri Luar Negeri RI, Mahendra Siregar mengenai UU Cipta Kerja (UUCK) dan situasi di Indonesia. Mereka hadir dari forum bisnis Comprehension of Omnibus Law: A New Guide to Easier Business Process in Indonesia.

Diskusi juga menghadirkan CEO TopWe, Xu Yongdong yang telah menerjemahkan UUCK kedalam bahasa Mandarin; CEO Tsingshan, Wang Haijun yang berpengalaman 10 tahun berinvestasi di Indonesia dan Presiden INACHAM, James Hartono yang memahami bagaimana berbisnis di Indonesia.
Forum bisnis ini diprakarsai KBRI Beijing dan KJRI Shanghai yang didukung Kemenlu RI. Forum bisnis ini berlangsung di Hotel Hyatt Shanghai, 20 Desember 2021. Forum Bisnis bertujuan untuk memperkenalkan Omnibus Law atau UU Cipta Kerja (UUCK) sebagai peraturan investasi terbaru di Indonesia beserta manfaat bagi investor asing.

Sesuai protokol kesehatan di Shanghai, Forum Bisnis dihadiri terbatas secara fisik oleh 50 peserta pengusaha Tiongkok dari beragam sektor termasuk kesehatan, ekonomi digital, energi terbarukan, infrastruktur dan industri bernilai tambah. Selain peserta luring, Forum Bisnis juga dihadiri oleh sekitar 250 peserta daring dari Indonesia dan Tiongkok.

Dibuka oleh Dubes Djauhari Oratmangun dan Presiden INACHAM, James Hartono, Forum menghadirkan pembicara utama Wamenlu RI, Mahendra Siregar, yang juga merupakan Ketua Satgas Promosi UUCK; Chief Partner dari TopWe Law Firm dan President Shanghai Decent Investment (Group) Co., Ltd., Tsingshan Industry.

Presiden dan Chairman INACHAM menyampaikan pernyataan akhir di Forum Bisnis yang menegaskan komitmen untuk mendukung upaya Perwakilan RI di Tiongkok untuk memfasilitasi minat investasi para investor Tiongkok di Indonesia. Forum Bisnis ditutup oleh Wakil Dubes RI, Dino R Kusnadi yang kembali mengajak para investor untuk segera meraih kesempatan berinvestasi di Indonesia disaat hubungan kedua negara sedang terus menguat secara ekonomi.

Baca juga: KBRI Beijing Gelar 'Updates from Indonesia' Bertepatan dengan Presidensi RI di G20

Forum Bisnis seperti ini secara berkala terus diadakan guna memberikan pembaruan pemahaman UUCK dan agar iklim investasi di Indonesia semakin menarik  bagi Investor Tiongkok.

Tiongkok merupakan mitra dagang utama bagi Indonesia dengan nilai perdagangan pada periode Januari – Oktober 2021 yang sudah mencapai USD86,70 miliar. Dalam periode ini, ekspor Indonesia ke Tiongkok meningkat sampai dengan 71.98  persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Di sektor investasi, sampai dengan Triwulan III 2021, realisasi investasi Tiongkok di Indonesia mencapai USD 2.3 miliar dan telah mampu menyerap banyak lapangan kerja domestik.

Momentum penetapan UUCK Pemerintah RI dinilai tepat mengingat manfaatnya yang tidak hanya untuk membuka lebih banyak lapangan kerja namun juga untuk memfasilitasi peningkatan investasi dan produktivitas seiring dengan upaya pemulihan ekonomi pasca pandemi.

(WIL)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id