comscore

Abu Vulkanik Hambat Pengiriman Bantuan ke Tonga

Willy Haryono - 18 Januari 2022 15:03 WIB
Abu Vulkanik Hambat Pengiriman Bantuan ke Tonga
Pesawat tipe Orion milik Angkatan Udara Australia lepas landas dari Bullsbrook. (TONY ASHBY / AFP)
Nuku'alofa: Abu vulkanik yang menumpuk di bandara Tonga menghambat upaya pengiriman bantuan ke negara tersebut, yang telah dilanda erupsi gunung berapi bawah laut dan tsunami sejak Sabtu pekan lalu. Menurut data sementara Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), kerusakan signifikan terpantau di sejumlah wilayah Tonga.

"Pejabat kemanusiaan PBB dan pemerintah Tonga melaporkan kerusakan infrastruktur signifikan di sekitar pulau utama Tongatapu," kata juru bicara PBB, Stephane Dujarric.
"Sejauh ini belum ada kontak dari gugus pulau Ha'apai, dan kami khawatir terhadap dua pulau kecil -- Mango dan Fonoi -- usai pesawat pengintai mengonfirmasi adanya kerusakan substansial," sambungnya, dilansir dari TRT World, Selasa, 18 Januari 2022.

Militer Selandia Baru telah mulai mengirim bantuan air minum dan pasokan krusial lainnya ke Tonga, namun abu vulkanik di landasan pacu dipastikan menghantam pengiriman hingga setidaknya satu hari ke depan.

Semburan material vulkanik ke langit Tonga sejak Sabtu kemarin telah menghambat sejumlah penerbangan dari negara tetangga.

Selain pesawat, Selandia Baru juga telah mengirim sebuah kapal angkatan laut ke Tonga pada Selasa ini. Sebagai negara tetangga Pasifik, Selandia Baru akan menyalurkan bantuan finansial awal senilai USD1 juta untuk proses pemulihan pascabencana.

Negara tetangga Tonga lainnya, Australia, telah mengirim sebuah kapal angkatan laut dari Sydney ke Brisbane untuk mempersiapkan misi bantuan kemanusiaan ke Tonga jika memang diperlukan.

Sebagian besar jaringan komunikasi Tonga masih sangat terbatas. Skala kerusakan hanya bisa dilakukan secara manual dari udara, seperti yang telah dilakukan Australia dan Selandia Baru pada Senin kemarin.

Serangkaian foto udara memperlihatkan pulau-pulau Tonga yang menjadi berwarna abu-abu karena diselimuti abu vulkanik.

Sebelumnya, Koordinator PBB untuk wilayah Pasifik, Jonathan Veitch, mengatakan bahwa tiga orang dinyatakan tewas akibat erupsi dan tsunami di Tonga.

Veitch mengatakan dua kematian telah terkonfirmasi, namun masih banyak wilayah Tonga yang belum dapat dihubungi karena terputusnya jaringan komunikasi. Gugus pulau Ha'apai juga termasuk wilayah yang mengalami kerusakan infrastruktur komunikasi dan internet.

Baca:  Perempuan Inggris Jadi Korban Tewas Pertama Tsunami Tonga

(WIL)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id