Presiden Afghanistan Minta Jusuf Kalla Jadi Mediator dengan Taliban

    Emir Chairullah - 25 Desember 2020 19:06 WIB
    Presiden Afghanistan Minta Jusuf Kalla Jadi Mediator dengan Taliban
    Presiden Afghanistan Ashraf Ghani dan Ketua Dewan Masjid Indonesia Jusuf Kalla membahas upaya mengakhiri konflik dengan Thaliban. MI/Emir Chairullah



    Jakarta: Presiden Afghanistan Ashraf Ghani meminta Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jusuf Kalla menjadi mediator perundingan Afghanistan dengan kelompok Taliban. Ashraf optimistis Wakil Presiden Republik Indonesia ke-10 dan 12 itu bisa membantu mengakhiri konflik berkepanjangan yang terjadi di negaranya.

    “Kami minta tolong pada Pak JK agar bicara dengan mereka dan tengahi kami. Saya mengusulkan dan menginginkan ada satu putaran perundingan berlangsung di Indonesia dan dipimpin Pak JK,” ujar Ashraf ketika bertemu JK di Gulkhana Palace Kompleks Istana Kepresidenan Afghanistan, Kabul, Kamis malam, 24 Desember 2020.

     



    Ashraf menyebutkan negaranya membutuhkan pelajaran berharga dari bangsa Indonesia bagaimana menciptakan perdamaian dan prosesnya. “Kami lebih butuh lagi secara detail bagaimana mengimplementasikan butir-butir yang diperjanjikan dalam perdamaian itu,” harapnya.

    Menurut Ashraf, pengalaman JK mendamaikan sejumlah konflik di Indonesia dapat diterapkan di Afghanistan. Apalagi, posisi JK saat ini sebagai ketua DMI yang tentunya memiliki posisi dan pengaruh di mata ulama.

    Baca: Jusuf Kalla Ajak Afghanistan Perkuat Kerja Sama Perdagangan dengan Indonesia

    Sementara itu, JK menyatakan bersedia menjadi mediator perundingan damai antara pemerintah Wakil Afghanistan dan Taliban demi mengakhiri kekerasan yang terjadi di negara itu. JK akan melibatkan Majelis Ulama Indonesia (MUI) agar Taliban bersedia berdialog dengan pemerintah Afghanistan.

    “Tentunya untuk perdamaian kita selalu bersedia untuk membantu. Rencananya kita akan mengundang pihak yang berkonfik untuk berdialog di Jakarta itu salah satu opsi, kita akan mengundang Taliban melalui Majelis Ulama Indonesia,” katanya.

    JK juga akan berkordinasi dengan pemerintah Indonesia mengingat program perdamaian ini merupakan gagasan dari pemerintah RI. “Saya juga akan segera melaporkan ke Wakil Presiden Ma'ruf Amin untuk berkordinasi bagaimana pun program perdamaian ini adalah gagasan dari pemerintah RI,” ungkapnya.

    (AZF)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id