comscore

42 Ribu Alat Tes Antigen Dicuri di Australia

Marcheilla Ariesta - 19 Januari 2022 16:03 WIB
42 Ribu Alat Tes Antigen Dicuri di Australia
Seperangkat alat tes antigen. (GABRIEL BOUYS / AFP)
Sydney: Seorang pencuri berhasil menggondol 42.000 alat tes rapid antigen yang banyak dicari di Australia. Otoritas Sydney mengatakan, seorang pria mencuri puluhan ribu alat itu dari sebuah depot barang di wilayah pinggiran kota.

"Petugas yang tergabung dalam Komando Area Polisi Sydney selatan telah memulai penyelidikan atas kasus pencurian alat tes antigen," kata juru bicara polisi New South Wales, dilansir dari AFP, Rabu, 19 Januari 2022.

 



Premier New South Wales Dominic Perrottet mengutuk insiden itu. Pasalnya, saat ini Negeri Kanguru sedang kekurangan alat tes antigen.

"Di saat semua orang di seluruh negara bagian tengah melakukan upaya luar biasa dalam menjaga orang tetap aman, sebuah tindakan yang memalukan justru dilakukan," kata Perrottet.

"Polisi akan menangkapmu," tegasnya.

Sementara itu, badan pengawas konsumen Australia telah menerima laporan tentang penjualan alat tes antigen eceran dengan harga per unit USD22 (sekitar Rp316 ribu). Dewan Serikat Buruh Australia mengancam akan melakukan aksi mogok jika alat tes tidak diberikan secara gratis kepada kelompok rentan.

Terkait pengadaan alat tes, Perdana Menteri Australia Scott Morrison membela kebijakan pemerintahnya. "Saya mengerti bahwa kekurangan alat tes antigen telah memicu rasa frustrasi yang besar, tetapi banyak dari keluhan ini dibuat dengan melihat ke belakang, bukan ke depan," tuturnya.

Bulan ini, Pemerintah Australia memperkirakan sekitar 52 juta alat tes cepat akan diterbangkan ke Negeri Kanguru dari Asia dan Amerika Serikat.

Baca:  Akurasi Tes Antigen Mendeteksi Omicron Bisa Berkurang

(WIL)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id