Bantuan Oksigen dan Ventilator Berdatangan ke India

    Willy Haryono - 03 Mei 2021 09:58 WIB
    Bantuan Oksigen dan Ventilator Berdatangan ke India
    Seorang tenaga kesehatan memegang tabung silinder di sebuah rumah sakit di New Delhi, India pada 2 Mei 2021. (TAUSEEF MUSTAFA / AFP)



    New Delhi: Bantuan internasional untuk membantu India menangani gelombang kedua Covid-19, terutama mengenai masalah keterbatasan pasokan oksigen, kembali berdatangan sepanjang akhir pekan kemarin. Bantuan datang saat angka kasus dan kematian harian akibat Covid-19 di India masih relatif tinggi.

    Kementerian Kesehatan India mencatat 392 ribu lebih infeksi harian Covid-19 pada hari Minggu kemarin, dengan tambahan 3.689 kematian.






    Di tengah situasi genting ini, media sosial India dipenuhi permintaan tolong warganet yang berusaha keras mencari oksigen, obat-obatan dan juga jatah tempat tidur rumah sakit.

    Sejumlah negara dunia seperti Amerika Serikat (AS), Rusia, Inggris dan Arab Saudi telah mengirim bantuan darurat ke India, termasuk oksigen konsentrator, masker, dan juga vaksin Covid-19.

    Dikutip dari laman France 24 pada Senin 3 Mei 2021, bantuan dari Prancis telah tiba di India pada Minggu kemarin, yang meliputi delapan generator oksigen dan 28 ventilator.

    Satu malam sebelumnya, bantuan ventilator asal Jerman juga telah tiba di India.

    Inggis, yang sudah mengirim 495 oksigen konsentrator dan 200 ventilator, berencana mengirim tambahan 1.000 ventilator ke India.

    Sebuah kelompok dokter asal Inggris juga menawarkan konsultasi kesehatan kepada warga India secara daring. Hal ini dilakukan agar para dokter di India dapat fokus mengurus pasien Covid-19.

    Sementara itu di AS, kepala penasihat medis Presiden Joe Biden, Anthony Fauci, turut mengomentari krisis di India. Ia merekomendasikan India untuk memberlakukan penguncian (lockdown) berskala nasional karena tingkat penyebaran Covid-19 di negara tersebut sudah semakin tak terbendung.

    Namun sejauh ini pemerintah India di bawah Perdana Menteri Narendra Modi belum bersedia memberlakukan lockdown nasional seperti yang pernah diterapkan tahun lalu.

    Baca:  Fauci Rekomendasikan Lockdown Nasional di India

    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id