comscore

Kapal Perang AS Singgah di Selat Taiwan, Pertama Usai KTT Biden-Xi Jinping

Medcom - 23 November 2021 18:07 WIB
Kapal Perang AS Singgah di Selat Taiwan, Pertama Usai KTT Biden-Xi Jinping
Kapal perusak peluru kendali kelas Arleigh Burke USS Milius (DDG-69). Foto: AFP
Taipei: Sebuah kapal perang Amerika Serikat (AS) disebut-sebut berlayar melalui selat yang memisahkan Taiwan dan Tiongkok pada Selasa, 23 November 2021. 

Selat tersebut merupakan jalur pertama, sejak para pemimpin dari dua Negara Adidaya, AS dan Tiongkok mengadakan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) secara virtual.
Dilansir dari AFP, Selasa, 23 November 2021, Armada Ketujuh AS mengatakan, lintasan melalui Selat Taiwan oleh kapal perusak peluru kendali kelas Arleigh Burke USS Milius (DDG-69) adalah transit rutin.

“Pelayaran tersebut, yang ke-11 mendeklarasikan kebebasan navigasi latihan tahun ini, menunjukkan komitmen AS untuk Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka,” katanya dalam sebuah pernyataan.

Transit terakhir terjadi setelah Presiden AS Joe Biden dan Presiden Tiongkok Xi Jinping saling memberikan peringatan keras terkait masa depan Taiwan pada pertemuan puncak virtual awal bulan ini.

Media pemerintah Tiongkok, melaporkan setelah KTT, Xi Jinping memperingatkan Biden bahwa mendorong kemerdekaan Taiwan akan “bermain dengan api”.

Kapal perang AS diketahui secara berkala melakukan latihan di selat seluas 55 ribu kilometer persegi tersebut. Hal ini seringkali memicu tanggapan keras dari Tiongkok, yang mengklaim Taiwan dan perairan sekitarnya sebagai wilayahnya sendiri.

AS dan sejumlah negara lain memandang rute tersebut sebagai perairan internasional yang terbuka untuk semua orang. 

Semakin banyak sekutu AS telah transit di rute tersebut, saat Tiongkok mengintensifkan ancaman militernya terhadap Taiwan dan memperkuat kendalinya atas Laut Tiongkok Selatan yang disengketakan.

Kapal perang Inggris, Kanada, Prancis, dan Australia disebut telah melewati Selat Taiwan dalam beberapa tahun terakhir. Hal ini pun kembali memicu protes dari Tiongkok.

Peneliti di Sekolah Studi Internasional S Rajaratnam Singapura, Collin Koh diketahui menyimpan database transit AS yang dinyatakan melewati Selat Taiwan.

Sebanyak sembilan kali dilakukan pada 2019, diikuti 15 kali pada 2020. Sejauh ini, tercatat 11 kali dalam 2021, termasuk penyeberangan USS Milius. (Nadia Ayu Soraya)

(FJR)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id