20 Siswi Afghanistan Tewas dalam Ledakan Dekat Sekolah

    Yogi Bayu Aji - 08 Mei 2021 22:38 WIB
    20 Siswi Afghanistan Tewas dalam Ledakan Dekat Sekolah
    Ilustrasi: Medcom.id



    Kabul: Ledakan yang menewaskan sedikitnya 20 orang dan melukai puluhan lainnya terjadi di ibu kota Afghanistan, Kabul, pada Sabtu, 8 Mei 2021. Pejabat setempat mengatakan banyak dari korbannya ialah siswa di sekolah perempuan.

    Detail serangan di depan sekolah menengah, Sayed Ul-Shuhada, tidak jelas. Tidak diketahui apakah itu serangan terkoordinasi atau melibatkan bom mobil maupun rompi bunuh diri. Namun, ambulans melaju melintasi kota menuju lokasi itu hingga malam.

     



    Tidak ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas serangan itu. Jumlah korban terluka dan tewas kemungkinan meningkat. Saat ledakan, jalanan penuh sesak, khususnya ketika penduduk Kabul bersiap untuk akhir bulan suci Ramadan 1442 Hijriah.

    "Bahwa 20 jenazah dan lebih dari 40 orang terluka dipindahkan ke rumah sakitnya. Kebanyakan dari mereka adalah mahasiswa," kata Kepala Rumah Sakit Mohammad Ali Jinah, Mohammad Dawood Danish, di Kabul, seperti dikutip The New York Times.

    Baca: Banjir di 9 Provinsi Afghanistan Tewaskan 37 Orang

    Kondisi kesehatan korban perempuan sangat kritis. Ledakan itu terjadi ketika kelompok hak asasi dan lainnya mengkhawatirkan penarikan pasukan Amerika Serikat (AS) membahayakan wanita jika Taliban memperluas cengkeramannya di beberapa bagian negara. Hal ini mengingat aturan menindas yang diterapkan di bawah rezim Taliban pada 1990-an.

    Saat ini menjadi minggu penuh kekerasan di Afghanistan. Taliban memulai serangan di selatan dan utara setelah penarikan pasukan AS dan Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) berjalan. Pekan lalu, bom mobil di Logar, provinsi di selatan Kabul, menewaskan lebih dari 20 orang.

    Serangan Sabtu ini terjadi di bagian Kabul yang didominasi Syiah, yang juga jadi tempat ISIS melancarkan serangan terhadap penduduk Hazara, etnis minoritas. Pada Oktober 2020, ledakan bunuh diri di pusat pendidikan di lingkungan yang sama dengan serangan Sabtu ini menewaskan sedikitnya 24 orang, yang didominasi pelajar.

    "Sedikitnya 44 warga sipil dan 139 pasukan pemerintah tewas di Afghanistan minggu lalu, jumlah kematian tertinggi dalam satu minggu sejak Oktober," menurut data yang dikumpulkan The New York Times.

    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id