Kasus Meningkat, Nepal Meminta Pertolongan Kiriman Vaksin Covid-19

    Willy Haryono - 04 Mei 2021 17:19 WIB
    Kasus Meningkat, Nepal Meminta Pertolongan Kiriman Vaksin Covid-19
    Seorang warga yang divaksin covid-19 di Lukla, Nepal. Foto: AFP



    Kathmandu: Nepal sangat membutuhkan setidaknya 1,6 juta dosis vaksin covid-19 AstraZeneca untuk memberikan suntikan kedua. Permintaan itu dilontarkan karena negeri di Himalaya itu mencatat lonjakan kasus virus korona.

    "Orang yang sudah mendapat dosis pertama akan mengalami kesulitan jika mereka tidak menerima dosis kedua dalam waktu yang ditentukan," kata Samir Adhikari, pejabat senior Kementerian Kesehatan dan Kependudukan di Ibu Kota Kathmandu, seperti dikutip The Star, Selasa 4 Mei 2021.






    Pada Senin, Perdana Menteri K.P. Sharma Oli mendesak donor asing untuk memasok vaksin dan obat-obatan perawatan kritis untuk mencegah runtuhnya infrastruktur kesehatan negara kecil itu.

    Nepal, terjepit di antara Tiongkok dan India, telah memvaksinasi lebih dari dua juta orang dengan vaksin AstraZeneca yang disediakan oleh India. Mereka juga menggunakan vaksin dari Sinopharm Tiongkok.

    Tetapi pihak berwenang terpaksa menghentikan program vaksinasi bulan lalu setelah negara itu gagal mendapatkan pengiriman baru vaksin dari India dan Tiongkok.

    "Saya ingin meminta tetangga kami, negara sahabat dan organisasi internasional untuk membantu kami dengan vaksin dan obat-obatan perawatan kritis. Permintaan ini untuk mendukung upaya berkelanjutan untuk memerangi pandemi," kata Oli dalam pidato yang disiarkan televisi.

    Oli mengatakan, para pejabat telah menghubungi Tiongkok dan Rusia serta produsen lain untuk segera mengamankan vaksin.

    Halaman Selanjutnya
    PM Oli, yang telah dikritik…


    • Halaman :
    • 1
    • 2
    Read All




    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id