Tiongkok Luncurkan Vaksin Covid-19 Satu Dosis, Bisa Suntik 500 Juta Orang

    Fajar Nugraha - 03 Maret 2021 10:04 WIB
    Tiongkok Luncurkan Vaksin Covid-19 Satu Dosis, Bisa Suntik 500 Juta Orang
    Ilustrasi oleh AFP.



    Beijing: Tiongkok meluncurkan vaksin covid-19 satu dosis pada Jumat 26 Februari lalu. Diketahui vaksin ini bisa mengembangkan kapasitas produksi tahun hingga mencapai 500 juta dosis, artinya dalam setahun bisa divaksinasi 500 juta orang.

    Uji klinis fase I dari vaksin tersebut dimulai pada 16 Maret 2020, menjadikannya vaksin kandidat covid-19 pertama di dunia yang memasuki uji klinis.






    Vaksin Ad5-nCoV adalah vaksin vektor adenovirus rekombinan yang dikembangkan bersama oleh CanSino Biologics dan peneliti dari Institute of Military Medicine di bawah  Academy of Military Sciences yang dipimpin oleh peneliti ternama Tiongkok, Chen Wei.

    Tidak seperti vaksin yang tidak aktif, Ad5-nCoV efektif dengan dosis tunggal dan dapat memberikan perlindungan ganda -,baik imunitas humoral dan seluler, ? pada saat yang bersamaan.

    “Ini adalah satu-satunya vaksin covid-19 dosis tunggal yang telah diberi persetujuan bersyarat untuk diluncurkan di Tiongkok,” ujar televisi pemerintah CCTV, seperti dikutip Global Times, Rabu 3 Maret 2021.

    Warga yang divaksin bisa mendapatkan efek perlindungan yang diinginkan setelah 14 hari inokulasi.

    Efek perlindungan dapat bertahan setidaknya enam bulan setelah inokulasi dosis tunggal dan dapat meningkatkan respons imun 10 hingga 20 kali lipat jika dosis kedua diambil setengah tahun setelah yang pertama, kata Chen kepada CCTV dalam wawancara eksklusif pada Jumat.

    "Kami memiliki data selama enam bulan sejauh ini untuk membuktikan kemanjuran vaksin warga tidak perlu mengambil dosis lain dalam enam bulan pertama setelah inokulasi pertama mereka. Bagaimana jika epidemi belum berakhir setelah enam bulan? Kami juga telah mengembangkan vaksin ini. sehingga efeknya diperkuat bahkan setelah enam bulan,” ucap Chen.

    Menurut data, Chen dan peneliti lain memperkirakan bahwa efek vaksin dapat bertahan dua tahun setelah dua dosis. Dia menambahkan, ciri terpenting dari vaksin ini adalah dapat diproduksi dengan cepat dan dalam skala besar.


    Perlindungan penuh

    Vaksin tersebut menunjukkan perlindungan penuh terhadap morbiditas penyakit parah di Pakistan. Mencatat bahwa vaksin itu dapat mencapai lebih dari 90 persen perlindungan terhadap penyakit parah.



    • Halaman :
    • 1
    • 2
    Read All




    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id