comscore

Masjid di Kabul Terkena Serangan Granat, 6 Orang Terluka

Willy Haryono - 06 April 2022 20:43 WIB
Masjid di Kabul Terkena Serangan Granat, 6 Orang Terluka
Sekelompok personel Taliban menunaikan ibadah salat di dekat sebuah masjid di Kabul, Afghanistan, 4 April 2022. (Ahmad SAHEL ARMAN / AFP)
Kabul: Setidaknya enam orang terluka dalam serangan granat di sebuah masjid yang berdiri di kawasan padat penduduk di Kabul, Afghanistan, Rabu, 6 April 2022. Ledakan terjadi beberapa menit setelah para jemaah selesai menunaikan ibadah salat zuhur.

Jumlah serangan mematikan terhadap target publik di Afghanistan sudah berkurang drastis sejak kelompok Taliban merebut kekuasaan pemerintah pada Agustus 2021. Namun kelompok-kelompok terafiliasi Islamic State (ISIS) masih beroperasi di sebagian wilayah Afghanistan.
"Kami baru saja selesai salat dan hendak keluar masjid, namun tiba-tiba ledakan terjadi," ucap seorang warga bernama Mohammed Yasin kepada kantor berita AFP.

Juru bicara Kepolisian Kabul Khalid Zadran mengatakan kepada AFP bahwa sebuah granat telah dilemparkan ke dalam masjid Pul-e-Khisti, dan pelaku langsung ditangkap di lokasi kejadian.

Masjid tersebut berlokasi di tengah kawasan padat penduduk di Kabul yang dikelilingi deretan toko serta pasar.

Sejauh ini belum ada grup yang mengklaim bertanggung jawab atas ledakan terbaru di Kabul. Namun belakangan, kelompok Islamic State of Khorasan Provinsi (ISIS-K) diketahui kerap melancarkan serangan di Kabul dan kota-kota lainnya di Afghanistan.

ISIS-K mengklaim serangan di sebuah rumah sakit militer di Kabul pada November lalu, yang menewaskan setidaknya 19 orang. ISIS-K juga mengklaim ledakan bom bunuh diri di sebuah masjid Syiah di Kandahar pada Oktober 2021, dengan jumlah korban tewas mencapai 60.

Jajaran petinggi Taliban berkukuh pasukannya telah mengalahkan ISIS. Namun sejumlah analis mengatakan bahwa ISIS-K merupakan tantangan utama bagi pemerintahan Afghanistan saat ini.

Februari lalu, Amerika Serikat telah menawarkan uang hadiah hingga USD10 juta untuk informasi yang dapat berujung pada lokasi atau identifikasi Sanaullah Ghafari, pemimpin ISIS-K.

Baca:  DK PBB: Kehadiran ISIS di Benua Afrika Melemah

(WIL)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id