Papua Nugini Segera Berlakukan Status Darurat Korona

    Willy Haryono - 23 Maret 2020 17:00 WIB
    Papua Nugini Segera Berlakukan Status Darurat Korona
    Pemandangan salah satu sudut kota Port Moresby, Papua Nugini. (Foto: AFP)
    Port Moresby: Papua Nugini berencana mendeklarasikan status darurat nasional terkait pandemi penyakit virus korona (covid-19). Rencana disampaikan setelah negara tersebut mengonfirmasi kemunculan perdana virus tersebut.

    Dikutip dari Guardian, Senin 23 Maret 2020, kasus pertama covid-19 di Papua Nugini adalah seorang warga asing yang bekerja di sektor pertambangan. Ia masuk ke Papua Nugini pada 13 Maret, dan kemudian bertolak menuju wilayah Lae.

    "Meski tidak ada bukti bahwa virus ini menular di tengah masyarakat, Papua Nugini akan mendeklarasikan 14 hari darurat nasional mulai Selasa 24 Maret," ujar Perdana Menteri Papua Nugini James Marape.

    Status darurat nasional di Papua Nugini meliputi penutupan seluruh penerbangan internasional dan domestik; membatasi pergerakan warga antar provinsi kecuali untuk urusan makanan dan keamanan; memajukan jadwal liburan sekolah; imbauan bekerja dari rumah; dan kewajiban melapor ke hotline pemerintah bagi semua orang yang telah tiba di Papua Nugini sejak 7 Maret.

    Rencana status darurat dikemukakan Papua Nugini -- negara pulau Pasifik terbesar -- saat sejumlah kasus covid-19 menyebar luas di kawasan sepanjang akhir pekan.

    Guam telah melaporkan kematian perdana akibat covid-19. Kematian tersebut merupakan yang pertama di Pasifik.

    Menurut Dr Mike Cruz, tokoh yang memimpin upaya Guam dalam menghadapi covid-19, pasien tewas pertama tersebut telah mengidap "sejumlah penyakit" lain sebelum terjangkit covid-19. Wanita yang tak disebutkan namanya itu merupakan kerabat dari seorang individu positif covid-19 di Guam.
     
    "Lima dari 14 kasus terkonfirmasi (covid-19) memiliki riwayat perjalanan, sebagian besar dari mereka pernah ke Filipina," ujar Cruz.

    "Terdapat bukti kuat bahwa kasus covid-19 menyebar luas di tengah masyarakat, dan juga telah berimbas pada wilayah permukiman di utara, pusat, dan selatan Guam," lanjutnya.



    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id