Luhut dan Menlu Tiongkok Bahas Penguatan Kerja Sama RI-Tiongkok

    Marcheilla Ariesta - 10 Oktober 2020 17:02 WIB
    Luhut dan Menlu Tiongkok Bahas Penguatan Kerja Sama RI-Tiongkok
    Menteri Koordinator Maritim dan Investasi Luhut Panjaitan (kiri) bersama Menlu Tiongkok Wang Yi di Tengchong, Yunnan, Tiongkok pada Jumat, 9 Oktober 2020. (Kedutaan Besar Tiongkok di Indonesia)
    Yunnan: Menteri Koordinator Maritim dan Investasi Luhut Panjaitan melakukan kunjungan ke Tiongkok dan bertemu dengan Menteri Luar Negeri Tiongkok, Wang Yi. Tujuan kunjungan Luhut ke Tengchong, Yunnan, ini adalah untuk melaksanakan serangkaian kesepakatan baru yang dicapai kedua negara dan mendorong pengembangan kerja sama bilateral.

    Luhut yang merupakan Utusan Khusus Presiden RI untuk Tiongkok menyampaikan terima kasih karena Tiongkok telah memberikan kontribusi penting bagi pembangunan Indonesia sejak lama.

    "Di masa pandemi ini, Indonesia berharap dapat memperkuat kerja sama dengan Tiongkok di bidang vaksin dan kesehatan, memainkan peran sebagai jalur cepat antara kedua negara, dan mempromosikan pertukaran antara lembaga medis dan tenaga medis," demikian dikutip dari keterangan pers yang diterima Medcom.id, Sabtu, 10 Oktober 2020.

    Indonesia bersedia menandatangani rencana kerja sama 'One Belt, One Road' dan 'Global Marine Pivot' dengan Tiongkok. Langkah ini dilakukan untuk memperluas kerja sama perdagangan dan investasi, memperkuat kerja sama sumber daya manusia dan penanggulangan bencana, serta mengambil pengalaman Tiongkok dalam pengentasan kemiskinan.

    Sementara itu, Wang Yi menuturkan kerja sama vaksin merupakan fokus kedua negara saat ini. Tiongkok, kata Wang Yi, bersedia bekerja sama dengan Indonesia secara komprehensif mempromosikan penelitian dan pengembangan vaksin, kerja sama produksi dan penggunaan.

    "Tiongkok mendukung departemen mitra dan lembaga medis kedua negara untuk memperdalam pertukaran, bersama-sama berkontribusi pada ketersediaan dan keterjangkauan vaksin di kawasan dan dunia," katanya.

    Wang Yi menilai bahwa mempercepat pembangunan gabungan "One Belt One Road" adalah senjata ampuh untuk melawan dampak pandemi.

    "Kerja sama antara Tiongkok dan Indonesia dalam “One Belt One Road” telah bertahan dalam ujian epidemi dan menjadi “jangkar stabilitas” bagi kerja sama kedua negara, dan tentunya akan menjadi “pendorong” pemulihan ekonomi Indonesia di era pasca pandemi," imbuh dia.

    Kedua pihak harus fokus pada pembangunan ekonomi dan sosial saat pandemi berakhir. Langkah ini termasuk memperkuat kerja sama dana format bisnis baru, seperti e-commerce.

    Baca:  Bersama Indonesia, Tiongkok Dorong Pembangunan Belt and Road

    Wang Yi menekankan bahwa Tiongkok dan Indonesia adalah pendukung kuat multilateralisme. Unilateralisme saat ini merongrong tatanan internasional, dan tindakan individualisme menantang norma-norma hubungan internasional, tetapi tema era perdamaian dan pembangunan tidak pernah berubah, tren kerja sama win-win tidak akan bisa dibalik, dan tren kemajuan sejarah tidak dapat dibendung.

    Luhut mengatakan, baik Indonesia maupun Tiongkok sebagai negara berkembang memiliki hak untuk mencapai pembangunan yang lebih besar, dan hak ini harus dihormati. Perdamaian dan stabilitas kawasan harus dijaga bersama oleh negara dan masyarakat di kawasan itu, dan dunia luar tidak boleh campur tangan.

    Indonesia bersedia bekerja sama dengan Tiongkok untuk mendukung multilateralisme dan mempromosikan kerja sama pembangunan kawasan dan dunia. Dalam pertemuan ini, kedua belah pihak juga bertukar pandangan  tentang masalah internasional dan regional yang menjadi perhatian bersama.

    (WIL)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id