Tiongkok Dorong AS Segera Kembali ke Perjanjian Nuklir Iran

    Willy Haryono - 22 Desember 2020 09:02 WIB
    Tiongkok Dorong AS Segera Kembali ke Perjanjian Nuklir Iran
    Menlu Tiongkok Wang Yi. (Foto: AFP)



    Beijing: Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi mengatakan bahwa Amerika Serikat secepat mungkin harus kembali ke perjanjian nuklir Iran tanpa menetapkan syarat apapun. Ia juga meminta AS untuk mencabut sanksi ekonomi yang dijatuhkan kepada Iran.

    Pernyataan disampaikan Wang dalam sebuah konferensi video dengan jajaran menlu negara lain terkait isu Iran. Ia menegaskan bahwa Iran harus melanjutkan komitmennya terhadap perjanjian nuklir Iran jika AS memutuskan kembali ke kesepakatan tersebut -- bertajuk Joint Comprehensive Plan of Action (JCPOA).






    Pertemuan virtual itu dipimpin Josep Borrell, perwakilan Uni Eropa untuk urusan luar negeri dan kebijakan keamanan. Hadir pula dalam pertemuan Menlu Iran Mohammad Javad Zarif, Menlu Rusia Sergey Lavrov, Menlu Prancis Jean-Yves Le Drian, Menlu Jerman Heiko Maas, dan Menlu Inggris Dominic Raab.

    Dikutip dari laman Xinhua pada Selasa, 22 Desember 2020, Wang menilai bahwa saat ini situasi seputar nuklir Iran berada dalam titik kritis. Ia berharap pemerintahan AS mendatang di bawah Joe Biden dapat segera kembali ke JCPOA.

    Baca:  Arab Saudi Minta Biden Tidak Kembali ke Perjanjian Nuklir Iran

    Biden telah beberapa kali mengatakan bahwa AS bersedia kembali ke JCPOA. Namun hingga kini Biden belum mengungkapkan detail-detailnya, karena dirinya belum resmi menjadi presiden AS.

    "Perjanjian komprehensif tidak hanya memiliki kesempatan untuk kembali ke jalur yang benar, tapi juga berisiko menghadapi tantangan-tantangan baru ke depan," tutur Wang.

    Mengenai isu nuklir Iran ini, Wang menyampaikan empat saran. Pertama, adalah komitmen penuh tak tergoyahkan terhadap JCPOA. Kedua, mendorong AS untuk segera kembali ke perjanjian tersebut.

    Ketiga, menyelesaikan konflik-konflik secara objektif terkait pengimplementasian JCPOA, dan keempat adalah menangani isu-isu keamanan regional secara tepat.

    Mengenai isu keamanan ini, Tiongkok menyarankan dibentuknya suatu landasan dialog multilateral di kawasan Teluk. Beijing menilai hal ini diperlukan demi menginisiasi proses dialog inklusif dan membangun konsensus mengenai isu keamanan kawasan secara terus-menerus.

    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id