Krisis Covid-19 India Belum Mereda, Total Kasus Lampaui 20 Juta

    Willy Haryono - 04 Mei 2021 12:12 WIB
    Krisis Covid-19 India Belum Mereda, Total Kasus Lampaui 20 Juta
    Polisi berjaga-jaga saat tenaga kesehatan memindahkan seorang pasien Covid-19 di sebuah rumah sakit di Virar, India pada 23 April 2021. (Punit PARANJPE / AFP)



    New Delhi: Total jumlah kasus Covid-19 di India telah melampaui 20 juta per Selasa, 4 Mei 2021, setelah Kementerian Kesehatan menerima tambahan data 357.229 infeksi baru dalam 24 jam terakhir. Sementara angka kematian akibat Covid-19 bertambah 3.449, yang menjadikan totalnya mencapai 222.408.

    India menjadi negara kedua setelah Amerika Serikat yang melewati total 20 juta infeksi Covid-19.






    Tambahan angka 10 juta kasus Covid-19 di India terjadi hanya dalam kurun waktu empat bulan. Sementara untuk 10 juta yang pertama, penambahannya berlangsung dalam rentang waktu lebih dari 10 bulan.

    Meroketnya jumlah kasus harian Covid-19 di India telah membuat sistem kesehatan negara tersebut nyaris lumpuh. Banyak rumah sakit kehabisan pasokan oksigen sehingga tidak mampu lagi menerima pasien Covid-19 dengan gejala parah.

    Ketersediaan tempat tidur juga menjadi masalah lainnya di banyak rumah sakit di seantero India.

    Di New Delhi, manajemen sejumlah rumah sakit mengaku sudah hampir tak bisa lagi menangani krisis Covid-19 saat ini. Banyak dari mereka meminta tolong ke negara-negara Barat dan juga komunitas internasional, terutama mengenai pasokan oksigen.

    Dilansir dari laman Al Jazeera, minimnya jumlah tempat tidur dan pasokan oksigen berujung pada peningkatan jumlah korban tewas. Di beberapa rumah sakit di India, pasien Covid-19 baru bisa masuk ke unit perawatan intensif setelah pasien yang menempati ruangan itu sebelumnya meninggal dunia.

    Krisis Covid-19 di India belum memperlihatkan tanda-tanda mereda. Seorang dokter di India membandingkan situasi di negaranya saat ini dengan "musibah bencana alam besar" seperti gempa bumi.

    Sejumlah pakar menilai angka sebenarnya dari total kasus dan kematian akibat Covid-19 di India jauh lebih tinggi dari data resmi. Ini dikarenakan kapasitas tes Covid-19 di India menurun di tengah minimnya ketersediaan alat.

    Sepanjang akhir pekan kemarin, bantuan oksigen dan ventilator dari sejumlah negara Barat mulai berdatangan ke India. Otoritas India berharap lebih banyak negara bersedia mengirim bantuan.

    Baca: Bantuan Oksigen dan Ventilator Berdatangan ke India

    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id