comscore

Total 16 Orang Tewas dalam Dua Serangan Bom ISIS di Afghanistan

Marcheilla Ariesta - 22 April 2022 08:36 WIB
Total 16 Orang Tewas dalam Dua Serangan Bom ISIS di Afghanistan
Ledakan di masjid Afghanistan yang dilakukan ISIS./AFP
Kabul: Sebanyak 16 orang tewas dalam ledakan bom di dua kota Afghanistan. Serangan ini diklaim oleh kelompok Islamic State (ISIS).

ISIS kerap melakukan serangan di Afghanistan dengan sasaran Muslim Syiah. Terlebih setelah Taliban menguasai Afghanistan tahun lalu.
Awal pekan ini, sedikitnya enam orang tewas dalam ledakan kembar yang menghantam sekolah laki-laki di lingkungan Syiah di Kabul.

"Sebanyak 12 jemaah tewas dalam ledakan di sebuah masjid Syiah Mazar-i-Sharif," tutur Ahmad Zia Zindani, juru bicara departemen masyarakat provinsi Balkh.

Ia menambahkan, 58 orang terluka dengan 32 orang dalam kondisi parah. 

Dilansir dari AFP, Jumat, 22 April 2022, gambar mengerikan yang diposting ke media sosial menunjukkan korban serangan di masjid Seh Dokan dibawa ke rumah sakit.

"Darah dan ketakutan ada di mana-mana," kata Zindani.

Baca juga: Ledakan Guncang Sekolah Khusus Laki-Laki di Kabul, 6 Orang Tewas

Ia menambahkan, orang-orang berteriak saat mencari berita mengenai kerabat mereka di rumah sakit.

"Banyak juga warga yang datang untuk mendonorkan darahnya," sambung dia.

Ledakan itu terjadi saat jemaah sedang melaksanakan salat dzuhur selama bulan suci Ramadan.

Dalam sebuah pernyataan, ISIS mengatakan, mereka berhasil mendapatkan tas jebakan di dalam masjid, meledakkannya dari jarak jauh.

Dalam ledakan terpisah di kota Kunduz, sedikitnya empat orang tewas dan 18 lainnya luka-luka. Juru bicara polisi Obaidullah Abedi mengatakan, sebuah bom sepeda meledak di dekat kendaraan yang membawa mekanik yang bekerja untuk Taliban.

Kamis malam, ISIS juga mengklaim serangan itu, tetapi mengatakan, mereka meledakkan bom di sebuah bus yang membawa pegawai bandara Kunduz.

Otoritas Taliban berjanji akan menghukum mereka yang bertanggung jawab atas pertumpahan darah itu.

"Segera pelaku kejahatan ini akan ditemukan dan dihukum berat," kata juru bicara pemerintah Zabihullah Mujahid di Twitter.

(FJR)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id