Kantor Pribadi Taipan Hong Kong Digeledah Polisi

    Marcheilla Ariesta - 15 Oktober 2020 17:25 WIB
    Kantor Pribadi Taipan Hong Kong Digeledah Polisi
    Taipan Hong Kong, Jimmy Lai. Foto: AFP.
    Hong Kong: Polisi Hong Kong menggerebek kantor pribadi taipan media dan aktivis, Jimmy Lai. Penggerebekan kantor Lai dilakukan beberapa bulan usai ia ditangkap berdasarkan Undang-Undang Keamanan Nasional yang baru.

    Sebanyak 14 petugas menggerebek kantor pendiri Next Digital, mengambil dokumen dan pergi sebelum seorang pengacara tiba. Padahal, polisi berjanji untuk tinggal hingga pengacara Lai tiba di lokasi.

    "Polisi masih berusaha membuat sengketa perdata menjadi kasus pidana dan lebih mengerikan lagi menutup dana yang digunakan Lai untuk mendukung Apple Daily," kata Mark Simon, direktur grup Next Digital lewat Twitter, Kamis, 15 Oktober 2020.

    Mark tidak memberikan informasi lebih lanjut. Bloomberg melaporkan, kepolisian Hong Kong juga tidak segera menanggapi kejadian itu.

    Saham Next Digital melonjak sebanyak 38 persen dalam perdagangan sore. Perusahaan media ini telah melonjak lebih dari 1.100 persen selama dua hari pada Agustus lalu.

    Saham melonjak karena orang-orang membeli saham tersebut untuk menunjukkan dukungan mereka kepada Lai usai penangkapannya.

    Penangkapan Lai dilakukan di bawah UU Keamanan baru yang diberlakukan Beijing, mengirim gelombang kejutan ke seluruh kota yang membuat tanda tanya besar bagi kebebasan berbicara.

    Dalam kasus terpisah, bulan lalu Lai dinyatakan tidak bersalah atas intimidasi kriminal terhadap seorang reporter pada 2017. Ia maish harus menghadapi berbagai investigas kriminal terkait partisipasinya dalam gerakan demokrasi Hong Kong.

    (FJR)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id