comscore

Korsel dan AS Tembakan 8 Rudal Sebagai Balasan atas Uji Coba Korut

Marcheilla Ariesta - 06 Juni 2022 11:27 WIB
Korsel dan AS Tembakan 8 Rudal Sebagai Balasan atas Uji Coba Korut
Korsel dan AS balas uji coba rudal Korut./AFP
Seoul: Korea Selatan dan Amerika Serikat (AS) melepaskan tembakan delapan rudal permukaan-ke-permukaan pada Senin, 6 Juni 2022 pagi waktu setempat. Tembakan rudal ditembakkan di lepas pantai timur Korea Selatan (Korsel).

Diduga, peluncuran tersebut sebagai balasan atas peluncuran rudal balistik jarak pendek Korea Utara (Korut) pada Minggu kemarin.
"Tindakan tersebut merupakan demonstrasi kemampuan dan kesiapan untuk melakukan serangan presisi terhadap sumber peluncuran rudal Korea Utara atau pusat komando dan dukungan," lapor kantor berita Korea Selatan, Yonhap yang mengutip pernyataan militer Korsel.

Presiden Korsel, Yoon Suk-yeol, bersumpah untuk mengambil garis yang lebih keras terhadap Korea Utara. Ia setuju dengan Presiden AS Joe Biden untuk meningkatkan latihan militer bersama dan postur pencegahan gabungan mereka.

Militer Korea Selatan dan Amerika Serikat menembakkan delapan rudal permukaan-ke-permukaan selama sekitar 10 menit mulai pukul 04:45 waktu setempat, hari ini. 

Seorang pejabat dari Kementerian Pertahanan Korea Selatan mengkonfirmasi delapan Sistem Rudal Taktis Angkatan Darat (ATACMS) telah ditembakkan.

Baca juga: Korut Uji Coba Peluncuran 8 Rudal Balistik Jarak Pendek

Laman AFP melaporkan, rudal balistik jarak pendek Korut, yang ditembakkan ke arah laut di lepas pantai timur merupakan uji coba tunggal terbesarnya yang terjadi setelah Korea Selatan dan Amerika Serikat mengakhiri latihan militer bersama.

Pyongyang, yang sudah beberapa pekan terakhir berjuang melawan wabah covid-19, mengkritik latihan bersama itu. Mereka mengatakan latihan itu sebagai 'covntih dari kebijakan bermusuhan' AS terhadap Korut, terlepas dari pembicaraan tentang diplomasi.

Korea Utara telah melakukan serangkaian peluncuran rudal tahun ini, mulai dari senjata hipersonik hingga uji tembak rudal balistik antarbenua (ICBM) terbesarnya untuk pertama kalinya dalam hampir lima tahun.

Pejabat Washington dan Seoul juga baru-baru ini memperingatkan bahwa Korea Utara tampaknya siap untuk melanjutkan uji coba senjata nuklir untuk pertama kalinya sejak 2017.

Bulan lalu, Korea Utara menembakkan tiga rudal termasuk satu yang dianggap sebagai rudal balistik antarbenua terbesarnya, setelah Biden mengakhiri perjalanan Asia di mana ia menyetujui langkah-langkah baru untuk mencegah negara bersenjata nuklir itu.

Pasukan gabungan Korea Selatan dan Amerika Serikat juga menembakkan rudal sebagai tanggapan atas uji coba tersebut, yang menurut kedua sekutu tersebut merupakan pelanggaran terhadap resolusi Dewan Keamanan PBB.

(FJR)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id