Petinggi Korut Kunjungi Kota yang Lockdown Akibat Covid-19

    Fajar Nugraha - 30 Juli 2020 12:59 WIB
    Petinggi Korut Kunjungi Kota yang Lockdown Akibat Covid-19
    Akses menuju Kota Kaesong ditutup setelah adanya dugaan warga terinfeksi covid-19. Foto: AFP
    Pyongyang: Presiden Majelis Rakyat Tertinggi Korea Utara (Korut) Choe Ryong Hae mengunjungi kota yang tengah ditutup akibat dugaan adanya warga yang terinfeksi virus korona covid-19.

    “Chae yang dianggap sebagai orang terdekat Kim Jong-un ini memeriksa kota Kaesong, setelah seorang pembelot yang dicurigai terinfeksi virus korona kembali dari Korea Selatan,” kata media pemerintah, KCNA, seperti dikutip AFP, Kamis 30 Juli 2020.

    “Kehadiran Chae menandakan kekhawatiran serius tentang kontaminasi lintas batas,” imbuh laporan itu.

    Sebelumnya, negara yang terisolasi ini mengklaim tidak memiliki kasus covid-19 di dalam negeri. Pemerintah pun telah memberlakukan tindakan karantina yang ketat dan penyaringan di Kaesong, tepat di utara perbatasan dengan Korea Selatan.

    Para pejabat Korea Selatan sempat mengatakan, seorang pria 24 tahun dari Kaesong membelot ke Korea Selatan pada 2017 dan telah kembali ke Korea Utara Juli ini setelah menghadapi penyelidikan kekerasan seksual di Korea Selatan. Dia merangkak melalui pipa pembuangan dan berenang menyeberangi sungai untuk menyeberangi perbatasan.

    Korea Utara belum secara resmi mengonfirmasi bahwa pria itu dinyatakan positif mengidap virus itu tetapi mengatakan ia menunjukkan gejala.

    Para pejabat kesehatan Korea Selatan mengatakan, tidak ada tanda-tanda bahwa dia terinfeksi sebelum dia melintasi perbatasan. Sedangkan dua orang yang berhubungan dekat dengannya telah dinyatakan negatif.

    Kehadiran Choe Ryong Hae di Kaesong dilakukan untuk memeriksa langkah-langkah pencegahan virus.

    "Dia menekankan bahwa desinfeksi dan karantina harus dilakukan secara ketat karena persediaan termasuk makanan dan obat-obatan disediakan untuk warga Kaesong," kata KCNA.

    Rodong Sinmun surat kabar Partai Pekerja Korut yang berkuasa, juga menyerukan langkah-langkah menyeluruh untuk mencegah virus, peringatan terhadap kecerobohan.

    "Meskipun belum ada satu pun infeksi di negara kita, saat lalai dapat menyebabkan krisis fatal yang tidak dapat kita bayangkan atau perbaiki," tulis surat kabar itu, Kamis.




    (FJR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id