Kim Jong-un Percepat Bangun Rumah Sakit Usai Tepis Kasus Korona

    Arpan Rahman - 19 Maret 2020 19:08 WIB
    Kim Jong-un Percepat Bangun Rumah Sakit Usai Tepis Kasus Korona
    Pemerintahan Kim Jong-un masih membantah keberadaan virus korona di Korea Utara. Foto: AFP
    Pyongyang: Kim Jong-un bergegas membangun rumah sakit baru di tengah laporan bahwa sejumlah tentara Korea Utara telah terdampak pandemi virus korona.

    Dilansir dari Daily Mirror, Kamis 19 Maret 2020, Korut terus bersikeras tidak memiliki kasus covid-19 yang terkonfirmasi, meskipun puluhan ribu kasus di negara tetangga Tiongkok dan Korea Selatan.

    Tanpa mengakui meningkatnya krisis, pemimpin Korut itu telah memerintahkan pembangunan rumah sakit baru di jantung ibu kota Pyongyang.

    Berpidato yang dirinci oleh media propaganda negara, Kim Jong-un bersikeras bahwa proyek itu adalah untuk merayakan 75 tahun sejak partai yang berkuasa didirikan dan disepakati pada pertemuan beberapa bulan lalu.

    Namun, laporan pertemuan itu sejak saat itu, tidak menyebutkan rumah sakit dan hanya menetapkan tujuan yang samar-samar yaitu "meningkatkan kesehatan masyarakat".

    Kim Jong-un tidak pernah mengakui pandemi secara langsung dalam pidatonya, tetapi mengakui negara itu menghadapi "situasi internal dan eksternal paling keras", sebuah transkrip penuh menunjukkan.

    “Rumah sakit ini mendesak untuk meningkatkan kesehatan masyarakat dan memperingatkan bahwa kondisinya buruk dan banyak kesulitan di depan mata,” ujar Kim Jong-un, seperti dikutip KCNA.

    Dia lebih lanjut menuntut agar fasilitas siap pada "tanggal sedini mungkin" sementara memperingatkan para pembangun untuk tidak mengambil jalan pintas.

    Foto-foto upacara peletakan batu pertama menunjukkan bahwa rumah sakit akan dibangun dekat Monumen Yayasan Partai Buruh, dekat Sungai Taedong di Pyongyang.

    Seorang sumber di militer Korut mengatakan kepada surat kabar Daily NK Korea Selatan bahwa 180 tentara telah menyerah pada virus itu, sebagian besar kematian terjadi di dekat perbatasan tertutup dengan Tiongkok. 3.700 tentara lainnya dikarantina, tambah mereka.

    Sementara itu, seorang pejabat pemerintah Seoul mengatakan kepada surat kabar Chosun Ilbo bahwa Kim Jong-un telah mengungsi dari Pyongyang untuk menyelamatkan diri dari virus, menuju Wonsan, sebuah kota resor pantai.



    (FJR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id