60.000 Subjek Disuntik Vaksin Covid-19 di Tiongkok, Respons Keamanan Baik

    Harianty - 21 Oktober 2020 06:03 WIB
    60.000 Subjek Disuntik Vaksin Covid-19 di Tiongkok, Respons Keamanan Baik
    Vaksin covid-19 keluaran Sinovac yang masih dalam uji Fase Tiga. Foto: AFP
    Beijing: Pemerintah Tiongkok terus melakukan uji klinis vaksin covid-19. Badan Pencegahan dan Pengendalian Bersama Dewan Negara Tiongkok melaporkan kemajuan dalam uji tersebut.

    Baca: Vaksin Covid-19 Sinovac Mulai Digunakan untuk Warga Tiongkok.

    “Penelitian dan pengembangan vaksin covid-19 Tiongkok umumnya berada di posisi terdepan, dan 13 di antaranya telah memasuki tahap klinis,” ujar wakil direktur Departemen Sains dan Teknologi untuk Pembangunan Sosial dari Kementerian Sains dan Teknologi, Tian Baoguo, seperti dikutip Beijing Daily, Rabu 21 Oktober 2020.

    Baoguo mengatakan, sebanyak empat vaksin dari dua jalur teknis vaksin inaktif dan vaksin vektor adenovirus, telah memasuki uji klinis Fase III. Empat vaksin yang telah memasuki uji klinis Fase III umumnya berjalan dengan lancar.

    “Sejauh ini, total sekitar 60.000 subjek telah divaksinasi, dan tidak ada laporan reaksi negatif serius yang diterima. Tahap awal menunjukkan respons keamanan yang baik,” imbuh Baoguo.

    Vaksinasi Zhejiang

    Zhejiang akan menjadi provinsi pertama di Tiongkok yang menerapkan program vaksinasi covid-19 melalui Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) provinsi. CDC telah membeli vaksin dari Perusahaan Produk Biologi Beijing Sinovac dan secara bertahap akan mendistribusikan vaksin tersebut ke pusat kesehatan masyarakat di provinsi tersebut.

    Baca: Kota Zhejiang di Tiongkok Bagi 3 Tahap Vaksinasi Covid-19 ke Warga.

    Kota Jiaxing di Zhejiang akan meluncurkan rencana vaksinasi darurat tingkat provinsi pertama di Tiongkok untuk covid-19. Vaksin akan diberikan prioritas kepada staf medis dan personel yang diperlukan, dan masyarakat juga dapat divaksinasi dengan harga 400 yuan atau sekitar 800 ribu.

    Pejabat Kota Jiaxing pada Kamis 15 Oktober 2020 mengatakan bahwa penduduk berusia antara 18 hingga 59 tahun, dapat melakukan konsultasi di klinik untuk vaksin keluaran Biotek Sinovac.
     
    Menurut pejabat tersebut, vaksin virus korona dari Sinovac ini sudah diberikan kepada kelompok warga yang rentan seperti pekerja medis.

    Tiongkok saat ini berupaya keras untuk menghasilkan vaksin untuk mengatasi virus korona yang muncul di pusat kota Wuhan itu. Mereka berusaha menyelesaikan narasi pemulihannya dari kesehatan masyarakat dan bencana ekonomi.
     
    Beijing juga telah membuat prediksi yang berani tentang peluncuran yang lebih luas sebelum akhir tahun saat memerangi badai kritik internasional atas penanganan awal wabah tersebut.

    Pejabat kesehatan mengatakan pada konferensi pers bulan lalu bahwa negara tersebut berharap dapat memproduksi 610 juta dosis vaksin setiap tahun hingga akhir tahun. Pihak Tiongkok pun menekankan bahwa itu akan terjangkau.

    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id