Blusukan ke Pabrik Vaksin, PM Modi Ingin India Jadi 'Apotek Dunia'

    Marcheilla Ariesta - 01 Desember 2020 00:20 WIB
    Blusukan ke Pabrik Vaksin, PM Modi Ingin India Jadi 'Apotek Dunia'
    Perdana Menteri (PM) India Narendra Modi mengunjungi tiga lokasi pengembangan dan produksi vaksin covid-19. Dok. Kedubes India
    Jakarta: Perdana Menteri India, Narendra Modi, mendorong pengembangan vaksin virus korona (covid-19) dalam negeri. Modi meninjau sejumlah perusahaan produsen vaksin untuk berusaha menjadikan India apotek dunia.

    "India menganggap vaksin tidak hanya penting bagi kesehatan tapi juga sebagai barang global," kata Modi seperti dikutip pernyataan pers Kedutaan Besar India di Jakarta, Senin, 30 November 2020.

    Modi mengunjungi Taman Biotek Zydus di Ahmedabad, Biotek Bharat di Hyderabad, dan Institut Serum India di Pune. Dua dari tiga tempat ini merupakan pusat pengembangan vaksin covid-19 di India, satu lainnya produsen vaksin dunia.

    Modi memilih bertemu secara langsung ilmuwan yang bekerja untuk memberi semangat. Ia juga berharap proses pengembangan semakin cepat karena pengembangan vaksin covid-19 memasuki tahap kritis.

    "Merupakan kewajiban India untuk membantu negara-negara lain, termasuk yang ada di kawasan kita dalam perang kolektif melawan virus," imbuh pernyataan tersebut.

    India mengundang para duta besar dari 100 negara sahabat untuk ke Pune pada 4 Desember mendatang. Mereka diundang mengunjungi Serum Institute of India dan Gennova Biopharmacies Limited.

    Ini merupakan upaya yang dilakukan India untuk menjadi baris terdepan dunia dalam penelitian dan produksi vaksin. India berniat untuk menjadi 'apotek dunia' dalam perjuangan melawan pandemi.

    (SUR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id