Kirgistan Konfirmasi Tiga Kasus Perdana Covid-19

    Willy Haryono - 18 Maret 2020 13:24 WIB
    Kirgistan Konfirmasi Tiga Kasus Perdana Covid-19
    Petugas menyemprotkan disinfektan dalam upaya meminimalisasi penyebaran covid-19. (Foto: AFP)
    Bishkek: Pemerintah Kirgistan mengonfirmasi tiga kasus perdana virus korona covid-19. Tiga pasien ini merupakan warga Kirgistan yang baru saja pulang dari Arab Saudi.

    Dikutip dari Guardian, Rabu 18 Maret 2020, pengumuman tiga kasus perdana ini disampaikan satu hari usai Kirgistan menutup semua akses bagi warga negara asing.

    Kirgistan berbatasan dengan Tiongkok, negara pertama yang dilanda wabah covid-19 pada akhir Desember 2019. Dua negara tetangga Kirgistan, Kazakhstan dan Uzbekistan, juga telah mengonfirmasi kasus perdana covid-19 bulan ini.

    Ketiga negara tersebut, dan juga bersama Tajikistan, telah melarang atau membatasi segala aktivitas di ruang publik. Keempatnya juga menghentikan sementara kegiatan salat Jumat di masjid dan mengimbau warga untuk menunaikan salat Dzuhur di rumah masing-masing.

    Dengan konfirmasi dari Kirgistan, maka covid-19 kini telah muncul di 155 negara. Kawasan Asia tengah tidak terlalu terkena dampak parah dari covid-19, yang pusat pandeminya saat ini ada di Eropa.

    Namun, Organisasi Kesehatan Dunia memperingatkan masyarakat Asia, terutama yang ada di kawasan ASEAN, untuk lebih agresif dalam menghadapi covid-19.

    WHO mengaku khawatir terhadap sejumlah negara Asia yang tidak memiliki fasilitas kesehatan memadai untuk menghadapi wabah besar seperti saat ini.

    "Kita perlu segera meningkatkan segala upaya untuk mencegah virus menginfeksi lebih banyak orang," tutur Direktur Regional WHO, Poonam Khetrapal Singh.
     
    "Sudah semakin banyak kelompok penularan virus yang terkonfirmasi. Meski ada indikasi peningkatan pengawasan yang efektif, upaya lebih agresif untuk mencegah penyebaran covid-19 lebih lanjut juga diperlukan," imbuhnya.

    Hingga saat ini, korban terinfeksi covid-19 di seluruh dunia mencapai 198.018 orang. Sedangkan korban tewas mencapai 7.948 jiwa, dan yang berhasil sembuh 81.950 orang.
     
    Pemerintah Indonesia sudah memeriksa 1.255 orang terkait virus ini. Sebanyak 172 dari mereka dinyatakan positif covid-19, sementara 1.083 lainnya negatif. Pasien yang meninggal mencapai tujuh orang dan yang telah sembuh sembilan.



    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id