comscore

Kebakaran Jembatan Kabel Listrik di Hong Kong, 20 Ribu Rumah Padam

Marcheilla Ariesta - 22 Juni 2022 11:29 WIB
Kebakaran Jembatan Kabel Listrik di Hong Kong, 20 Ribu Rumah Padam
Jembatan kabel listrik yang berada di Hong Kong dipenuhi dengan api. Foto: Facebook/Channel News Asia
Hong Kong: Sekitar 20 ribu rumah di Hong Kong menghadapi pemadaman untuk dua hari setelah kebakaran jembatan kabel listrik di Yuen Long pada Selasa, 21 Juni kemarin. Pemadaman ini memengaruhi layanan rumah sakit, kereta api, dan penutupan sekolah.

Kebakaran terjadi di jembatan kabel CLP sekitar pukul 19:10 waktu setempat pada Selasa kemarin. "Kebakaran ini merusak tiga kabel tegangan tinggi 132kV yang menyediakan pasokan listrik ke distrik Yuen Long, Tin Shui Wai dan Tuen Mun di New Territories," kata operator CLP Power, dikutip oleh Channel News Asia, Rabu, 22 Juni 2022.
Video yang beredar di media sosial menunjukkan api besar melahap jembatan kabel, menghasilkan kolom asap hitam. Jembatan itu kemudian runtuh.

Tidak ada korban luka dalam insiden tersebut.

Sekitar 160.000 pelanggan di Yuen Long, Tin Shui Wai dan Tuen Mun, awalnya terpengaruh. Sementara itu, layanan MTR di daerah tersebut sempat terganggu.

Otoritas kesehatan mengatakan, layanan di beberapa rumah sakit terpengaruh. Beberapa pasien mungkin harus dipindahkan ke fasilitas lain.

"Pasokan listrik ke sekitar 140.000 pelanggan saat ini sudah dipulihkan," kata CLP. 

Listrik juga dipulihkan kembali ke layanan penting, termasuk rumah sakit dan kereta api. Namun, Biro Pendidikan mengatakan, 14 sekolah masih akan menangguhkan kelas pada hari ini.

"Tim teknik kami sedang melakukan pekerjaan perbaikan mendesak di lokasi," kata CLP Power.

Pekerjaan perbaikan diperkirakan memakan waktu dua hari untuk memulihkan pasokan listrik ke 20.000 pelanggan yang terkena dampak. Sebagian besar dari mereka berlokasi di Tin Shui Wai termasuk Perkebunan Tin Ching, Pengadilan Tin Fu, Perkebunan Tin Yuet, dan Perkebunan Tin Chak.

"Kami sudah bekerja sama dengan departemen pemerintah terkait untuk memberikan dukungan bagi pelanggan yang membutuhkan. Kami sekali lagi meminta maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan yang terkena dampak dan juga ingin mengucapkan terima kasih kepada departemen pemerintah terkait," kata mereka.

Sementara itu, pemerintah Hong Kong mengatakan, mereka sangat prihatin dengan kecelakaan kabel listrik.

"Kami memahami bahwa insiden pemadaman listrik dalam cuaca yang sangat panas ini telah sangat mempengaruhi masyarakat, dan kami sangat menyesal untuk ini," kata pemerintah dalam pernyataannya.

"Kami menghimbau kepada warga yang terkena dampak untuk bersabar. CLP Power sedang melakukan segala upaya untuk memperbaiki, dengan tujuan untuk memulihkan pasokan listrik sesegera mungkin," sambung mereka.

Pemerintah akan meminta CLP untuk menyelidiki insiden itu. "Pemerintah akan meminta CLP Power menyerahkan laporan (penyelidikan) kepada pemerintah, dengan maksud untuk mencegah insiden serupa terjadi lagi," pungkas mereka.

(FJR)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id