comscore

Selandia Baru Sebut Erupsi dan Tsunami di Tonga Timbulkan Kerusakan Parah

Willy Haryono - 16 Januari 2022 12:21 WIB
Selandia Baru Sebut Erupsi dan Tsunami di Tonga Timbulkan Kerusakan Parah
PM Selandia Baru Jacinda Ardern dalam sebuah konferensi pers di Wellington. (Mark Mitchell / POOL / AFP)
Wellington: Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern mengatakan bahwa ibu kota dari negara pasifik Tonga, Nuku'alofa, mengalami "kerusakan parah" usai terjadinya erupsi gunung berapi bawah laut yang memicu gelombang tsunami. Sejauh ini, tidak ada laporan korban tewas atau luka dari Tonga.

Pernyataan PM Jacinda Ardern disampaikan di saat negara-negara Pasifik dan grup kemanusiaan berusaha menghubungi Tonga pada Minggu ini, satu hari usai bencana alam memutus jaringan telepon dan internet di sana.
Meski sebagian besar jaringan komunikasi terputus, PM Jacinda Ardern mengaku telah berhasil menghubungi Kedutaan Besar Selandia Baru di Nuku'alofa.

"Tsunami menimbulkan dampak signifikan terhadap sisi utara Nuku'alofa. Banyak kapal dan bebatuan besar tersapu ke area pesisir," kata PM Ardern kepada awak media di Wellington.

"Nuku'alofa diselimuti debu vulkanik tebal, namun secara umum kondisi di sana tenang dan stabil," sambungnya, dikutip dari Al Jazeera, Minggu, 16 Januari 2022.

Ia menambahkan, sejauh ini pihaknya belum menerima informasi seputar potensi adanya kerusakan di area-area terluar Tonga. Militer Selandia Baru berencana mengirim pesawat pengingat ke Tonga begitu "kondisi di lapangan sudah memungkinkan."

"Kami sedang berusaha keras untuk membantu negara-negara Pasifik kami usai erupsi gunung berapi dekat Tonga," tulis Pasukan Pertahanan Selandia Baru via Twitter.

Baca:  Tsunami yang Dipicu Erupsi Gunung di Tonga Hantam Pesisir Jepang

Federasi Palang Merah Internasional dan Masyarakat Bulan Sabit Merah cabang Pasifik di Suva, Fiji, mengaku terus memantau situasi di Tonga. Kedua organisasi itu mengaku belum menerima informasi seputar korban atau kerusakan akibat erupsi serta tsunami.

Gunung berapi Hunga-Tonga-Hunga-Ha’apai telah meletus secara berkala dalam beberapa dekade terakhir. Namun erupsi pada Sabtu kemarin begitu keras, bahkan diklaim terdengar oleh sebagian warga Fiji dan Selandia Baru.

Serangkaian foto satelit memperlihatkan erupsi gunung berapi yang menyemburkan asap tebal ke udara, sekitar 20 kilometer di atas permukaan laut. Saat kejadian, langit Tonga cenderung gelap karena diselimuti abu vulkanik.

(WIL)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id