RS Bersalin di Afghanistan Diserang, Lima Orang Tewas

    Willy Haryono - 12 Mei 2020 16:55 WIB
    RS Bersalin di Afghanistan Diserang, Lima Orang Tewas
    Pasukan keamanan datang ke lokasi serangan di sebuah rumah sakit bersalin di Kabul, Afghanistan, 12 Mei 2020. (Foto: AFP)
    Kabul: Kelompok bersenjata menyerang sebuah rumah sakit bersalin di Kabul, Afghanistan, Selasa 12 Mei 2020. Serangan memicu baku tembak antara penyerang dan pasukan keamanan.

    Menurut laporan jurnalis Al Jazeera Massoud Shams, mengutip keterangan Tolo News, sedikitnya lima orang tewas dalam serangan tersebut, termasuk tiga wanita dan satu anak.

    Juru bicara Kementerian Dalam Negeri Afghanistan, Tareq Arian, melaporkan bahwa lebih dari 80 wanita dan bayi telah dievakuasi dari lokasi kejadian. Rumah sakit yang diserang merupakan milik pemerintah yang sebagian operasionalnya dijalankan organisasi Doctors Without Borders atau MSF.

    "Pasukan keamanan berusaha melumpuhkan para teroris dan memulihkan situasi," kata Arian. Ia menyebut sedikitnya satu orang penyerang telah berhasil ditembak mati.

    Saat kejadian, sejumlah orang terperangkap di dalam rumah sakit, dan beberapa dokter nekat melompat ke gedung di sebelahnya. Menurut keterangan sejumlah pejabat pemerintah, sedikitnya tiga penyerang mengenakan seragam polisi.

    Rumah sakit yang diserang berlokasi di wilayah Dashti Barchi di Kabul. Area tersebut dikenal sebagai permukiman Syiah, kelompok minoritas yang sering menjadi target serangan kelompok militan Islamic State (ISIS).

    Seorang dokter anak yang lari dari rumah sakit Barchi Hospital 100 Bed Hospital tersebut mengatakan kepada AFP bahwa dirinya mendengar suara ledakan kencang di pintu masuk bangunan.

    "Rumah sakit sedang dipadati pasien dan dokter saat kejadian. Kepanikan sempat terjadi di dalam rumah sakit," kata dia kepada AFP.

    Hingga saat ini, belum ada pihak yang mengklaim bertanggung jawab atas serangan terbaru di Kabul. Namun dalam beberapa bulan terakhir, ISIS kerap mengklaim sejumlah serangan di wilayah ibu kota Afghanistan tersebut.

    Senin kemarin, pasukan Afghanistan mengaku telah menangkap tiga anggota senior ISIS, termasuk seorang pemimpin regional.



    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id