Selandia Baru Catat Tambahan 83 Kasus Varian Delta Covid-19

    Willy Haryono - 29 Agustus 2021 11:00 WIB
    Selandia Baru Catat Tambahan 83 Kasus Varian Delta Covid-19
    PM Selandia Baru Jacinda Ardern. (AFP)



    Wellington: Selandia Baru mencatat tambahan 83 kasus varian Delta Covid-19 pada Minggu, 29 Agustus 2021. Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern mengatakan, beberapa perubahan mengenai penanganan wabah Delta ini akan diumumkan Senin besok.

    Jumat kemarin, PM Ardern memperpanjang lockdown Covid-19 untuk 5,1 juta warganya hingga Selasa mendatang. Setelah itu, berbagai pembatasan di Selandia Baru akan sedikit diperlonggar.

     



    Namun khusus untuk Auckland, episentrum wabah Delta di Selandia Baru saat ini, akan tetap dikunci untuk jangka waktu yang lebih lama dari kota-kota lainnya.

    Baca:  Selandia Baru Longgarkan Lockdown Akibat Covid-19, Tetapi Auckland Ditutup

    "Jika ternyata pembatasan harus diperketat, maka kami akan melakukannya," kata PM Ardern, dikutip dari laman The Straits Times.

    Dari tambahan kasus lokal Delta hari ini di Selandia Baru, 82 berasal dari Auckland dan satu di ibu kota Wellington.

    Warga Selandia Baru sempat menikmati kehidupan mereka tanpa adanya ancaman berarti dari Covid-19 hingga terjadinya wabah Delta di bulan Agustus. Meski begitu, angka kasus dalam wabah terbaru ini relatif lebih rendah dibanding negara-negara maju lainnya.

    Sejauh ini, menurut data kementerian kesehatan, Selandia Baru hanya mencatat sekitar 3.100 kasus Covid-19 dengan 26 kematian sejak awal pandemi.

    Tercatat ada 34 pasien Covid-19 di Selandia Baru saat ini, dengan dua di antaranya dirawat di unit perawatan intensif. Kasus aktif Covid-19 berjumlah 511, dengan 496 di antaranya ada di Auckland.

    "Dengan adanya sejumlah kasus positif dan juga pemberlakuan lockdown, saya menyadari hal ini telah menimbulkan ketidaknyaman dan ketidakpastian yang dapat berdampak terhadap kesehatan mental warga," tutur PM Ardern.

    Ia menyerukan kepada warga yang mengalami kesulitan di tengah lockdown ini untuk meminta bantuan kepada pemerintah, termasuk dalam hal kesehatan mental.

    Hai Sobat Medcom, terima kasih sudah menjadikan Medcom.id sebagai referensi terbaikmu. Kami ingin lebih mengenali kebutuhanmu. Bantu kami mengisi angket ini yuk  https://tinyurl.com/MedcomSurvey2021 dan dapatkan saldo Go-Pay/Ovo @Rp 50 ribu untuk 20 pemberi masukan paling berkesan. Salam hangat.

    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id