Populasi Taiwan Turun di 2020, Picu Kekhawatiran Terpuruknya Ekonomi

    Marcheilla Ariesta - 08 Januari 2021 22:19 WIB
    Populasi Taiwan Turun di 2020, Picu Kekhawatiran Terpuruknya Ekonomi
    Populasi di Taiwan terus menurun dari tahun ke tahun. Foto: AFP.
    Taipei: Populasi Taiwan menyusut untuk pertama kalinya di 2020. Data pemerintah menunjukkan wilayah tersebut menghadapi krisis demokrasi yang tengah berkembang serupa di negara Korea Selatan dan Jepang.

    Dari data pemerintah, kelahiran tahun lalu turun menjadi 165 ribu, atau turun 7 persen dari 2019. Ditambah angka kematian, populasi mereka menyusut hingga 0,2 persen.

    Angka kelahiran di Taiwan terus menurun sejak 2000, penurunan ini diduga dipicu upah pekerja yang stagnan. Kementerian Dalam Negeri Taiwan mengatakan kini jumlah populasi mereka menjadi 23,56 juta.

    Laman Straits Times, Jumat, 8 Januari 2021 melaporkan perempuan Taiwan menikah di usia yang lebih tua. Kebanyakan memilih keluarga yang lebih kecil atau tetap melajang.

    "Meningkatnya biaya hidup dan tunjangan pengasuhan anak memaksa perempuan pekerja menunda rencana untuk memiliki momongan," kata pengamat keluarga Taiwan. 

    Populasi yang menua juga memicu kekhawatiran ekonomi di pulau itu akibat penurunan tenaga kerja.

    Rekor terendah sebelumnya adalah pada 2010, di mana 166 ribu bayi lahir di sana. Pada 2019 lalu, Taiwan berada di urutan kedua terendah di dunia setelah Korea Selatan.

    (FJR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id