comscore

Tugu Peringatan Hong Kong untuk Tragedi Tiananmen Dibongkar

Medcom - 24 Desember 2021 17:04 WIB
Tugu Peringatan Hong Kong untuk Tragedi Tiananmen Dibongkar
Tugu peringatan tragedi Tianamen yang dipindahkan dari Hong Kong University. Foto: AFP
Hong Kong: Sebuah patung untuk mengenang para korban pembantaian berdarah di Lapangan Tiananmen pada 1989 telah dipindahkan dari kampus Hong Kong University (HKU) di Pok Fu Lam, Hong Kong.

Media lokal melaporkan, Pillar of Shame setinggi delapan meter karya seniman Denmark, Jens Galschiot itu dibongkar dan dibawa pergi pada Rabu malam.

 



Dilansir dari The New Daily, Jumat, 24 Desember 2021, pihak universitas membenarkan hal tersebut dengan mengutip “risiko hukum”. Mereka mengatakan dalam sebuah pernyataan yang dilaporkan oleh penyiar Hong Kong RTHK, kekhawatiran muncul terkait ancaman keamanan yang ditimbulkan oleh “patung rapuh”. 

Penghapusan patung tersebut diketahui memicu kritik keras dari anggota gerakan pro-demokrasi Hong Kong dan dari artis.

“Kami telah melakukan semua yang kami bisa untuk memberi tahu HKU bahwa kami sangat ingin mengambil patung itu dan membawanya ke Denmark,” kata Galschiot kepada dpa.

Pemahat patung berusia 67 tahun tersebut mengatakan, ia menganggap karya seni itu sebagai miliknya dan hanya dipinjamkan ke Aliansi Hong Kong untuk Mendukung Gerakan Demokratik Patriotik Tiongkok.

Kelompok tersebut dibubarkan di bawah tekanan dari Undang-Undang (UU) Keamanan Nasional Hong Kong yang kontroversial, didorong oleh pemerintah Tiongkok satu setengah tahun yang lalu.

Kata-kata UU yang tidak jelas dinilai membuatnya lebih mudah untuk menindak kegiatan yang dianggap Tiongkok subversif, separatis, teroris, atau konspirasi. Secara efektif menargetkan kritik terhadap pemerintah Hong Kong dan kepemimpinan Tiongkok.

Hal tersebut juga telah dikritik secara internasional sebagai pelanggaran perjanjian untuk memastikan kebebasan khusus bagi Hong Kong, saat wilayah itu diserahkan kembali ke Tiongkok dari Inggris pada 1997.

Tiongkok diketahui telah lama menentang kehadiran patung itu di halaman universitas. Mereka berusaha menghapus ingatan publik tentang kampanye militer 1989 melawan gerakan Tiananmen. (Nadia Ayu Soraya)

(FJR)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id