Pompeo Sebut Taiwan Bukan Bagian Beijing, Tiongkok Janji Pembalasan

    Marcheilla Ariesta - 13 November 2020 21:15 WIB
    Pompeo Sebut Taiwan Bukan Bagian Beijing, Tiongkok Janji Pembalasan
    Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo. Foto: AFP.
    Beijing: Kementerian Luar Negeri Tiongkok menegaskan akan membalas setiap langkah yang dirasa merusak kepentingan nasional mereka. Hal ini diucapkan menanggapi pernyataan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Mike Pompeo yang menyebut Taiwan bukan bagian dari Tiongkok.

    Beijing menyebut Taiwan sebagai masalah paling sensitif dan penting dalam hubungan dengan Washington. Tiongkok selalu marah atas peningkatan dukungan pemerintahan Presiden Donald Trump atas Taipei, seperti penjualan senjata.

    Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Wang Wenbin mengatakan Taiwan adalah bagian yang tidak bisa dicabut dari Tiongkok. Pernyataan Pompeo disebut semakin merusak hubungan Washington dan Beijing.

    "Kami dengan sungguh-sungguh memberitahu Pompeo dan sejenisnya, bahwa setiap perilaku yang merusak kepentingan inti Tiongkok, dan mengganggu urusan dalam negeri kami, akan disambung engan serangan balik yang tegas oleh Tiongkok," tuturnya tanpa merinci lebih lanjut.

    Laman AFP, Jumat, 13 November 2020 melaporkan dalam wawancara radio AS kemarin, Pompeo mengatakan Taiwan bukan bagian dari Tiongkok.

    "Itu diakui dengan pekerjaan yang dilakukan pemerintaha Reagan, untuk menjabarkan kebijakan yang telah ditaati Amerika Serikat selama tiga setengah dekade," tuturnya.

    Tiongkok telah menjatuhkan sanksi kepada perusahaan AS yang menjual senjata ke Taiwan. Mereka juga terus menerbangkan jet tempur di dekat pulau itu saat pejabat senior AS mengunjungi Taipei tahun ini.

    Berbeda dengan Beijing, juru bicara Kementerian Luar Negeri Taiwan, Joanne Ou malah berterima kasih kepada Pompeo atas dukungannya. "Republik Tiongkok di Taiwan adalah negara yang berdaulat, merdeka dan bukan bagian dari Republik Rakyat Tiongkok. Ini fakta dan situasi yang sebenarnya saat ini," tegasnya.

    Pekan depan, pejabat Taiwan akan melakukan perjalanan ke Washington untuk pembicaraan ekonomi. Rencana ini telah didengar Beijing dan membuat mereka marah.

    (FJR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id