Korsel akan Pertimbangkan Ekstradisi Pembelot dari Korut

    Willy Haryono - 29 Juli 2020 14:03 WIB
    Korsel akan Pertimbangkan Ekstradisi Pembelot dari Korut
    Salah satu area di Zona Demiliterisasi (DMZ) yang berada di sisi Korut. (Foto: KCNA/AFP/KNS)
    Seoul: Pemerintah Korea Selatan tengah mempertimbangkan apakah akan meminta Korea Utara untuk memulangkan seorang warga Korut yang tiga tahun lalu pernah membelot ke Korsel. Pembelot itu, yang sempat diduga terjangkit virus korona (covid-19), telah menyeberang kembali ke Korut pekan kemarin.

    Dalam sebuah konferensi pers harian di Seoul pada Rabu 29 Juli 2020, juru bicara Kementerian Unifikasi Yoh Sang-key mengatakan bahwa pemerintah akan memutuskan hal-hal terkait pembelot tersebut saat investigasi menyeluruh selesai dilakukan.

    Sebagian warga Korsel mendorong pemerintah untuk meminta Korut memulangkan pembelot tersebut, yang hanya diidentifikasi sebagai pria berusia 24 tahun. Pyongyang diminta mempertimbangkan permohonan semacam itu, karena Seoul pernah memulangkan dua nelayan Korut yang sempat terbawa arus ke perairan tetangga.

    Terdapat pula sebagian warga yang meminta agar urusan seputar pembelot sebaiknya tidak dipindahkan dari Kementerian Unifikasi ke Kementerian Dalam Negeri atau agensi lainnya. Yoh mengatakan wacana tersebut masih dikaji di internal pemerintah.

    Yoh menambahkan, Kementerian Unifikasi meyakini Korut belum memiliki satu pun kasus positif covid-19. Ia menyebut pembelot yang menyeberang pekan kemarin itu masuk kategori "terduga" kasus covid-19, bukan "terkonfirmasi."

    Militer Korsel mengatakan pria 24 tahun itu telah pulang ke Korut melalui Pulau Ganghwa yang terletak di dekat perbatasan. Ia disebut sempat merayap di bawah kawat berduri, masuk ke pipa pembuangan menuju Laut Kuning, dan berenang menuju wilayah Korut.

    Sebelumnya, pemimpin Korut Kim Jong-un telah mendeklarasikan status darurat menyusul munculnya kabar mengenai pembelot yang diduga terjangkit covid-19. Ia juga mengunci rapat kota Kaesong yang terletak di perbatasan.
     
    Selama ini Kim mengklaim negaranya tidak memiliki satu pun kasus positif covid-19. Namun, sejumlah analis berpendapat kasus covid-19 kemungkinan besar sudah masuk ke Korut.

    (WIL)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id