Pemilih! Korut Tolak Diberi Vaksin Covid-19 AstraZeneca dari COVAX

    Marcheilla Ariesta - 09 Juli 2021 19:54 WIB
    Pemilih! Korut Tolak Diberi Vaksin Covid-19 AstraZeneca dari COVAX
    Korut tolak vaksin AstraZeneca pemberian COVAX. Foto: AFP.



    Pyongyang: Korea Utara (Korut) dilaporkan menolak rencana pengiriman vaksin covid-19 AstraZeneca yang akan diberikan melalui skema distribusi vaksin global, COVAX Facility. Penolakan dikarenakan adanya efek samping yang terjadi usai disuntik vaksin ini.

    COVAX mengatakan, akan memberikan hampir dua juta dosis vaksin AstraZeneca ke Korea Utara. Gelombang pertama dijadwalkan tiba pada akhir Mei, namun tertunda di tengah konsultasi yang berlarut-larut dengan Korut.

     



    Hingga kini, Korea Utara belum melaporkan kasus covid-19 di sana. Namun, negara tertutup itu memang memberlakukan tindakan antivirus yang ketat, termasuk penutupan perbatasan dan pembatasan perjalanan domestik.

    "Saat ini, Korea Utara sedang mencari opsi vaksin lain," lapor Institute for National Security Strategy (INSS), dilansir dari Straits Times, Jumat, 9 Juli 2021.

    COVAX belum menanggapi masalah ini. 

    Bukan hanya AstraZeneca, INSS juga melaporkan Pyongyang tidak tertarik pada vaksin Tiongkok karena khawatir kurang efektif. Namun, mereka menunjukkan minat pada vaksin yang dibuat Rusia.

    Baca juga: Kim Jong-un Isyaratkan Minta Bantuan Vaksin Covid-19 ke Tiongkok

    Korut berharap Rusia memberikan vaksin Sputnik V secara gratis kepada mereka.

    "Korut condong ke arah vaksin Rusia, namun belum ada pengaturan yang dibuat," ucap Direktur Strategis INSS, Lee Sang-keun.

    Pada Rabu lalu, Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov mengatakan Moskow telah menawarkan vaksin kepada Korea Utara dalam beberapa kesempatan.

    Menurut Lee, pihak berwenang Korut khawatir tentang vaksin AstraZeneca usai adanya laporan kejadian pembekuan darah pada beberapa orang yang menerimanya.

    Sementara itu, Korea Utara mengizinkan diplomatnya di luar negeri untuk menerima vaksin covid-19 sejak Maret lalu. Meski demikian, Pyongyang tidak berusaha mengamankan vaksin untuk penggunaan dalam negeri.

    (FJR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id