Pendiri BioNTech Klaim Vaksin Mereka Mampu Lawan Varian Covid-19 India

    Fajar Nugraha - 29 April 2021 09:35 WIB
    Pendiri BioNTech Klaim Vaksin Mereka Mampu Lawan Varian Covid-19 India
    Ugur Sahin (kiri) klaim vaksin covid-19 yang dikembangkan BionTech bersama Pfizer bisa lawan varian India. Foto: The New York Times



    Berlin: Salah satu pendiri BioNTech, Ugur Sahin pada Rabu 28 April menyuarakan keyakinan bahwa vaksin yang dikembangkan bersama oleh perusahaannya dengan Pfizer mampu melawan virus korona varian India.

    "Kami masih menguji varian India, tetapi varian India memiliki mutasi yang telah kami uji dan yang bisa dilawan oleh vaksin kami. Jadi saya yakin," kata Sahin, seperti dikutip AFP, Kamis 29 April 2021.






    "Vaksinnya dibuat dengan cerdik dan saya yakin benteng itu akan bertahan. Dan jika kami harus memperkuat benteng itu lagi, maka kami akan melakukannya, yang saya tidak khawatirkan," tambahnya.

    India menghadapi lonjakan kasus baru dan kematian dalam pandemi covid-19, dan kekhawatiran meningkat bahwa varian tersebut dapat berkontribusi pada bencana yang sedang berlangsung.

    Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan bahwa varian B1617 dari covid-19 yang pertama kali ditemukan di India hingga Selasa telah terdeteksi di "setidaknya 17 negara".

    Badan kesehatan baru-baru ini mendaftarkan B1617 -,yang menghitung beberapa sub-garis keturunan dengan mutasi dan karakteristik yang sedikit berbeda,- sebagai "varian yang menarik".

    Namun sejauh ini ia tidak lagi menyatakannya sebagai "varian kekhawatiran", yang akan mengindikasikan bahwa virus itu lebih berbahaya daripada versi asli dari virus. Diketahui virus ini lebih mudah menular, mematikan atau mampu menghindari perlindungan vaksin.

    Vaksin Pfizer-BioNTech adalah yang pertama memenangkan otorisasi di Barat, dan sejak itu telah digunakan di banyak negara di seluruh dunia.

    Memberikan pembaruan proses otorisasi di Tiongkok, Sahin mengatakan persetujuan "sangat mungkin dilakukan pada bulan Juli".

    "Kami hampir menyelesaikan semua pertanyaan," tegas Sahin.


    Vaksin untuk Indonesia

    Dalam upaya mendukung vaksinasi di Tanah Air, Media Group bersama Slank menggelorakan kampanye sosial bertajuk "Vaksin untuk Indonesia". Kampanye ini adalah upaya untuk bersama-sama bangkit dari pandemi dan memupuk optimisme menuju normal baru dengan terus menjaga kesehatan fisik dan mental. Vaksin dalam tajuk ini bukan saja berarti "obat" atau "anti-virus", tetapi juga upaya untuk menguatkan kembali mental dan spirit kita di tengah kesulitan akibat pandemi.

    "Slank dan Media Group bikin gerakan yang bertema 'Vaksin untuk Indonesia'. Berharap lewat musik dan dialog, acara ini bisa menyemangati dampak pandemi yang mengenai kehidupan kita, supaya tetap semangat. Kita hibur supaya senang, supaya imun kita naik juga. Mengajak masyarakat untuk jangan takut untuk divaksin. Ini salah satu solusi untuk lepas dari pandemi," terang drummer Slank, Bimo Setiawan Almachzumi alias Bimbim.

    Program "Vaksin untuk Indonesia" tayang di Metro TV setiap hari Jumat, pukul 20:05 WIB. Dalam tayangan ini, Slank bukan saja menyuguhkan musik semata, tetapi juga menampilkan perjalanan ke sejumlah tempat dan berinteraksi dengan masyarakat dari berbagai latar belakang sosial.
     


    (FJR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id