Pemerkosaan di Parlemen Mencoreng Citra, PM Australia Rombak Kabinet

    Fajar Nugraha - 29 Maret 2021 18:05 WIB
    Pemerkosaan di Parlemen Mencoreng Citra, PM Australia Rombak Kabinet
    Perdana Menteri Australia Scott Morrison. Foto: AFP



    Canberra: Perdana Menteri Australia Scott Morrison meluncurkan upaya untuk pulihkan citra dari kerusakan politik selama berminggu-minggu, terkait kasus pemerkosaan yang dilakukan oleh pejabat dalam partainya. Morrison pun mengganti anggota kabinet yang bermasalah dan menghukum anggota parlemen dari Partai Liberal pimpinannya.

    Morrison menunjuk Peter Dutton sebagai Menteri Pertahanan dan pemimpin pemerintahan di Dewan Perwakilan Rakyat. Sementara diangkat sebagai Michaelia Cash sebagai Jaksa Agung dan Menteri Hubungan Industrial yang baru dalam dua penunjukan terbesar dalam perubahan tersebut.






    Menteri Perindustrian Karen Andrews akan diangkat menjadi Menteri Dalam Negeri. Dia menggantikan posisi Dutton dan mengambil posisi penting sebagai salah satu wanita paling senior di kabinet.

    PM Morrison menghadapi gelombang kemarahan tentang perlakuan terhadap perempuan dalam enam minggu sejak mantan penasihat Partai Liberal, Brittany Higgins menuduh dia diperkosa di Gedung Parlemen pada Maret 2019.

    "Perubahan ini akan mengguncang apa yang perlu diguncang," kata Morisson, seperti dikutip ABC Australia, Senin 29 Maret 2021.

    “Yang harus kita lakukan adalah mengatasi agenda pemerintah dengan perubahan yang kita buat,” ungkapnya.

    Morrison mengatakan, peningkatan bagi perempuan akan datang dari kolaborasi dan kerja sama yang lebih besar, bukan dari membuat orang saling bertentangan. Dia juga mengumumkan gugus tugas kabinet baru tentang kesetaraan, keselamatan, keamanan ekonomi, kesehatan, dan kesejahteraan wanita.

    Satgas itu akan diketuai bersama oleh PM Morrison dan Menteri Luar Negeri  Marise Payne, dan akan mencakup semua wanita dari kementerian serta Bendahara Josh Frydenberg dan Menteri Keuangan Simon Birmingham. Tidak hanya itu, Morrison juga menunjuk Menteri Layanan Sosial Anne Ruston sebagai salah satu tim kepemimpinan kabinet, dan Menteri Layanan Keuangan Jane Hume akan mendapatkan portofolio tambahan, keamanan ekonomi wanita.

    “Senator Payne ‘secara efektif perdana menteri perempuan’ dalam perannya sebagai wakil ketua gugus tugas dan Menteri Wanita,” ujar Morrison, meskipun dia nama jabatan tersebut setelah ada pertanyaan dari seorang jurnalis tentang apakah dia tidak cocok untuk menjadi perdana menteri dan harus menjadi perdana menteri wanita.



    Read All




    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id