Mantan PM Malaysia Najib Razak Dihukum 12 Tahun Penjara

    Marcheilla Ariesta - 28 Juli 2020 20:04 WIB
    Mantan PM Malaysia Najib Razak Dihukum 12 Tahun Penjara
    Eks PM Malaysia Najib Razak divonis 12 tahun penjara. Foto: AFP.
    Kuala Lumpur: Eks perdana menteri Malaysia, Najib Razak, menerima 12 tahun hukuman penjara. Dia didakwa bersalah atas tujuh dakwaan dalam kasus korupsi 1Malaysia Development Berhad (1MDB).

    Tujuh dakwaan tersebut, antara lain pelanggaran kepercayaan kriminal, pencucian uang, dan penyalahgunaan kekuasaan.

    Sebelum dijatuhi hukuman, Hakim Mohd Nazlan Mohd Ghazali mengatakan ia telah mempertimbangkan beberapa faktor, termasuk kepentingan publik dan mengamati tujuan utama penegakkan hukum.

    "Hukuman itu bukan hanya untuk menghukum pelanggar, tapi untuk mencegah orang lain mengulangi pelanggaran itu," katanya dilansir dari The Star, Selasa, 28 Juli 2020.

    "Saya juga mempertimbangkan kontribusinya terhadap pertumbuhan ekonomi negara," imbuh hakim.

    Keputusan pengadilan adalah sebagai berikut:

    1. Tuduhan berdasarkan Bagian dari Pasal 23 Komisi Anti Korupsi Malaysia (MACC) 2009 tentang penyalahgunaan kekuasaan - 12 tahun dan denda 210 juta ringgit Malaysia (sekitar Rp717,7 miliar).

    2. Pidana pelanggaran kepercayaan (CBT) sehubungan dengan ketiga dakwaan berdasarkan Pasal 409 KUHP - masing-masing 10 tahun.

    3. Sehubungan dengan ketiga tuduhan berdasarkan Pasal 4 (1) (b) UU Anti Pencucian Uang, UU Pendanaan Anti Terorisme - masing-masing 10 tahun.

    Hakim Nazlan memerintahkan agar semua hukuman penjara berjalan bersamaan.

    Meskipun dianggap terkait 1MDB, Najib Razak tetap menjadi figur berpengaruh di partai United Malays National Organisation (UMNO), yang kalah dalam pemilihan umum 2018 atas skandal 1MDB.
     
    Namun UMNO sekali lagi menjadi partai terbesar dalam koalisi berkuasa usai Muhyiddin Yassin menjadi PM Malaysia pada Maret lalu.

    (FJR)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id