Menlu Retno Dorong PBB Fasilitasi Pemerataan Akses Vaksin

    Fajar Nugraha - 22 September 2020 07:33 WIB
    Menlu Retno Dorong PBB Fasilitasi Pemerataan Akses Vaksin
    Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dalam peringatan ke-75 Perserikatan Bangsa-Bangsa. Foto: UNTV
    Jakarta: Menteri Luar Negeri Retno L.P Marsudi menyampaikan pernyataannya dalam peringatan ke-75 tahun Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Menlu Retno menyoroti PBB yang telah menghadapi tantangan zaman dan memberikan sumbangsih luar biasa untuk dunia.

    Baca: Dua Solusi Menlu Retno untuk PBB Hadapi Tindakan Unilateralisme.

    Namun Menlu menggarisbawahi berbagai tantangan global terus meningkat, seperti yang dihadapi saat ini dengan pandemi covid-19.

    “Seluruh negara memiliki ekspektasi yang semakin tinggi agar PBB dapat memperkuat kepemimpinan kolektif dunia dan membawa hasil nyata. Namun, berbagai lembaga multilateral terlihat semakin sulit untuk dapat menghadapi tantangan ini. Hal ini telah melunturkan rasa percaya atas multilateralisme,” ucap Menlu Retno dalam pidatonya, 22 September 2020.

    Menlu memperingatkan bahwa tanpa multilateralisme, yang kuat akan mengambil semuanya. “Bagi penanganan pandemi, dalam jangka pendek, sangat penting bagi PBB untuk dapat memfasilitasi akses seluruh negara pada obat-obatan dan vaksin yang terjangkau,” ungkap Menlu.

    “PBB juga harus dapat bersinergi dengan lembaga-lembaga internasional lainnya untuk mempercepat pemulihan ekonomi global. Dalam jangka panjang, PBB harus dapat mengupayakan terwujudnya ketahanan ekonomi global serta terus memperkuat sistem kesehatan dunia,” tegas Menlu perempuan pertama Indonesia itu.

    Menlu juga mendorong agar PBB harus tetap ‘fit-for-purpose’ dan dapat mengantisipasi tantangan mendatang dengan lebih baik. Tentu pada pelaksanaannya membutuhkan PBB yang efisien, adaptif dalam menghadapi dunia yang terus berubah, serta dengan kapasitas peringatan dini yang kuat.

    “Krisis ini tidak boleh memundurkan berbagai pencapapaian kerja sama dunia. Sebaliknya, solidaritas dan kesatuan global harus terus diperkuat,” kata Menlu Retno.

    “Indonesia terus memegang teguh nilai-nilai multilateralisme, dan mendukung peran PBB sebagai platform utama dunia dalam mengatasi berbagai tantangan global,” tegas mantan Duta Besar RI untuk Belanda itu.

    “Dengan semangat ini, Indonesia bersama sejumlah negara lain telah mengajukan Resolusi Majelis Umum PBB mengenai ‘Solidaritas Global dalam Melawan COVID-19’, yang menekankan peranan sentral PBB dalam penanganan pandemi,” ucapnya.

    Memperingati hari jadi PBB, munculnya Deklarasi 75 Tahun PBB tepat dijadikan sebagai strategi bersama yang berorientasi pada aksi nyata bagi dunia untuk terus melangkah maju. Selain juga mencapai terwujudnya dunia yang lebih inklusif, berdaya tahan tinggi, dan terus bergerak maju secara berkelanjutan.

    (REN)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id