comscore

Ferdinand Marcos Jr, Anak Mantan Diktator Menjadi Pemimpin Baru Filipina

Fajar Nugraha - 10 Mei 2022 10:54 WIB
Ferdinand Marcos Jr, Anak Mantan Diktator Menjadi Pemimpin Baru Filipina
Ferdinand Marcos Jr membawa kembali nama keluarga di puncak kepimpinan Filipina. Foto: AFP
Manila: Ayahnya adalah seorang diktator yang kejam. Ibunya mendapatkan ketenaran internasional untuk koleksi besar sepatunya.

Jadi, bagaimana Ferdinand Marcos Jr, 64 tahun, yang lebih dikenal dengan nama panggilannya Bongbong, menjadi cpresiden Filipina berikutnya? Disaat dia juga harus berhadapan dengan musuh bebuyutannya, Leni Robredo. 
Jawabannya terletak pada web menarik yang terdiri dari politik dinasti, loyalitas dari generasi ke generasi, dan manipulasi media sosial.


Mahkota emas dan kuda jantan putih

Di benteng Marcos, llocos Norte, berdiri sebuah bangunan bergaya kolonial Spanyol yang mengesankan- Malacañang of the North.

Istana Malacañang asli -,rumah resmi presiden Filipina, terletak ratusan kilometer jauhnya di ibu kota Manila,- tetapi bangunan khusus ini diberikan kepada keluarga tersebut oleh Otoritas Pariwisata Filipina ketika Ferdinand Marcos memerintah negara itu pada 1960-an.

Sekarang terbuka untuk umum, itu adalah kuil untuk keluarganya. Pendukung mengambil foto narsis di sebelah potret agung Ferdinand dan istrinya Imelda Marcos dan menjelajahi kamar yang pernah mereka tinggali.

Di dalam kamar masa kecil Bongbong, tergantung di samping tempat tidur bertiang empat yang dihias, adalah potret luar biasa dari calon pemimpin.

Bongbong, mengenakan mahkota emas, menunggang kuda putih menembus awan. Di satu tangan ia membawa bendera Filipina, di tangan lain sebuah Alkitab. Referensi mazmur di sudut lukisan membantu memecahkan kode citra - Apo 21:1 wahyu yang menggambarkan seorang malaikat terbang di atas kota suci Yerusalem yang bertembok.

Digulingkan dalam revolusi kekuatan rakyat pada tahun 1986, keluarga Marcos secara global identik dengan korupsi.

Pelaporan independen dan dokumen pengadilan menawarkan bukti tak terbantahkan dari ekses besar-besaran dan pelanggaran hak asasi manusia selama pemerintahan mereka.







Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id