Kemerdekaan Palestina Tak Pernah Lepas dari Fokus Diplomasi Indonesia

    Fajar Nugraha - 06 Januari 2021 16:18 WIB
    Kemerdekaan Palestina Tak Pernah Lepas dari Fokus Diplomasi Indonesia
    Menteri Luar Negeri Retno Marsudi tegaskan komitmen Indonesia untuk kemerdekaan Palestina di PPTM 2021. Foto: Kemenlu/YouTube
    Jakarta: Pernyataan Pers Tahunan Menteri Luar Negeri (PPTM) 2021 menjadi penegasan kembali bahwa fokus Indonesia ke Palestina tidak akan pernah pupus. Menlu Retno Marsudi juga menegaskan kembali bahwa Indonesia tidak akan pernah membuka hubungan diplomatik dengan Israel.

    “Di tengah berbagai macam tekanan Indonesia mampu menunjukkan konsistensinya dalam menjalankan prinsip-prinsip hukum internasional. Hal ini juga dilakukan Indonesia untuk isu Palestina,” tutur Menlu Retno dalam PPTM 2021 yang disiarkan secara virtual, Rabu 6 Januari 2021.

    “Di penghujung 2020 santer terdengar berita seolah Indonesia akan segera membuka hubungan diplomatik dengan Israel. Saya ingin sampaikan kembali bahwa, hingga saat ini, tidak terdapat niatan Indonesia untuk membuka hubungan diplomatik dengan Israel,” tegas Menlu perempuan pertama Indonesia itu.

    Kembali lagi menlu menegaskan bahwa Indonesia akan terus memberikan dukungan terhadap kemerdekaan Palestina berdasarkan two-state solution atau solusi dua negara. Tentunya juga berdasar parameter internasional yang telah disepakati.

    Bukti bahwa Indonesia tidak akan membuka hubungan diplomatik dengan Israel disampaikan oleh Presiden Joko Widodo kepada Presiden Mahmoud Abbas pada percakapan via telepon pada 16 Desember 2020. Jokowi menekankan bahwa Indonesia tidak berniat membuka hubungan diplomatik dengan Israel.

    Indonesia menurut Jokowi akan terus mendukung kemerdekaan Palestina berdasarkan solusi dua negara dan resolusi DK PBB. Tentu juga dengan dasar parameter internasional yang telah disepakati.

    Untuk 2021, Indonesia mengharapkan situasi kondusif akan tercipta. Menurut Menlu, diperlukan komitmen semua pihak agar dialog konstruktif bahkan perundingan langsung dapat terjadi. Hal ini tentunya harus didasarkan dengan terus memperhatikan hukum internasional, Resolusi DK PBB terkait dan parameter internasional yang telah disepakati.

    “Dukungan terhadap bangsa Palestina untuk meraih kemerdekaannya akan terus dilanjutkan,” Menlu menambahkan.

    Tidak hanya Palestina, Indonesia juga akan terus berperan aktif dalam mendorong proses perdamaian yang inklusif di Afghanistan.

    Menlu menambahkan, dalam tiga tahun kedepan Indonesia telah berkomitmen untuk memberikan bantuan sebesar USD5 juta atau sekitar Rp69,5 miliar. Fokusnya ditujukan pada pemajuan nilai-nilai Islam moderat dan penguatan peran perempuan di Afghanistan, termasuk melalui mekanisme kerja sama trilateral dengan negara mitra.

    (FJR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id