Dalam Pembelaan, Pengacara Najib Bawa Nama Mahathir Mohamad

    Fajar Nugraha - 28 Juli 2020 17:09 WIB
    Dalam Pembelaan, Pengacara Najib Bawa Nama Mahathir Mohamad
    Mantan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak dinyatakan bersalah atas tujuh dakwaan korupsi terkait 1MDB. Foto: AFP
    Kuala Lumpur: Mantan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak dinyatakan bersalah atas tujuh dakwaan korupsi terkait 1 Malaysia Development Berhad (1MDB). Pengacara Najib mengatakan, dia tidak bersalah.

    Baca: Mantan PM Malaysia Diputus Bersalah Lakukan Korupsi 1MDB.

    Pengacara Najib, Shafee Abdullah harus menghadapi Hakim Mohd Nazlan Mohd Ghazali dalam pengadilan Selasa 28 Juli 2020. Setelah hakim membacakan putusan bersalah terhadap Najib, Shafee pun mengeluarkan pembelaannya.

    “Fakta bahwa klien saya bekerja sama dengan polisi dan MACC (komisi antikorupsi Malaysia) selama investigasi 1MDB. Pada 2015 sendiri, selama masa jabatannya sebagai PM dan menteri keuangan ketika masalah ini diselidiki. Saya diberitahu selama ini, ia memprakarsai pembentukan Komite Akun Publik (PAC) atas masalah yang sama: 1MDB, SRC," ujar Shafee, seperti dikutip dari The Star, Selasa, 28 Juli 2020.

    “Kami terhambat oleh fakta bahwa dia tidak dapat mempelajari temuan-temuan pengadilan yang terperinci, sehingga dia dapat menggunakan fakta-fakta itu dalam pembelaan,” jelasnya.

    Menurut Shafee, Najib adalah sosok yang terlalu percaya dengan orang. Shafee menambahkan, sosok kuat di Partai UMNO itu mengatakan bahwa jika dia bersalah, dia hanya bersalah dalam memercayai orang yang seharusnya menjalankan perusahaan, baik 1MDB dan SRC.

    “Dalam kasus tertentu, dapat dikatakan dia terlalu percaya. Bahwa dia bersedia disalahkan. Najib bukan perdana menteri pertama yang terlalu mempercayai individu,” ucapnya.

    "Dari perdana menteri pertama sampai sekarang dan terutama Tun Dr Mahathir Mohamad, mereka selalu terlalu percaya. Karena Anda tidak bisa mengelola secara mikro. Anda hanya bisa mengelola secara makro. Dan jika orang yang Anda percayai mengkhianati Anda, ini adalah bagaimana Anda bisa berakhir,” tutur Shafee dalam pembelaan.

    Lebih lanjut Shafee menyelesaikan pembelaan dengan mengatakan, "Semakin tinggi orang itu, semakin serius kejatuhannya dan itu dengan sendirinya adalah hukuman."

    Shafee menambahkan bahwa Najib sudah melalui serangkaian hukuman. Dia telah dituntut di setidaknya empat pengadilan, dia juga diburu oleh departemen pajak dengan tunggakan 1,6 miliar Ringgit Malaysia atau sekitar Rp5,8 triliun. Menurutnya jumlah ini sangat mengejutkan bagi seorang individu dan ada kesan disengaja.

    Najib Razak dinyatakan bersalah dalam kasus korupsi melibatkan 1MDB. Putusan dikeluarkan oleh Pengadilan Tinggi Malaysia, Selasa 28 Juli 2020.

    Najib sebelumnya didakwa dengan satu tuduhan penyalahgunaan kekuasaan, tiga dakwaan pelanggaran pidana (CBT), dan tiga tuduhan pencucian uang.

    Semua tuduhan mencakup dana 42 juta Ringgit Malaysia atau sekitar Rp143,8 miliar yang disalahgunakan dari SRC International Sdn Bhd, yang merupakan anak perusahaan 1MDB.

    Dia dihadapkan pada hukuman penjara hingga 20 tahun dan denda karena penyalahgunaan kekuasaan. Kemudian ancaman penjara hingga 20 tahun penjara, cambuk dan denda karena tiga tuduhan CBT dan hukuman hingga 15 tahun penjara dan denda atas tuduhan pencucian uang.

    (FJR)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id