Indonesia Bela Palestina Bukan Tindakan Buang-Buang Uang

    Marcheilla Ariesta - 13 Mei 2021 08:10 WIB
    Indonesia Bela Palestina Bukan Tindakan Buang-Buang Uang
    Kehancuran di Gaza akibat serangan udara dari Israel. Foto: AFP



    Jakarta: Banyak negara berharap Indonesia terus berperan dalam kemerdekaan Palestina dari penjajahan Israel. Untuk Indonesia, kemerdekaan Palestina merupakan jantung politik luar negeri.

    "Indonesia turut serta (membantu) dalam berbagai masalah yang dihadapi Palestina, dan sama sekali ini jangan dipandang sebagai upaya tindakan yang membuang-buang uang," kata Guru Besar Hukum Internasional Universitas Indonesia, Hikmahanto Juwana dalam live Instagram bersama PPI UK, Rabu, 13 Mei 2021.

     



    Baca: Total 40 Orang Tewas dalam Bentrok Israel-Hamas di Gaza.

    Menurutnya, banyak negara yang berharap peran Indonesia semakin ditingkatkan lagi dalam pencapaian Solusi Dua Negara di Palestina dan Israel. Harapan muncul dari negara-negara seperti Eropa.

    "Karena kalau mereka (Eropa) yang turun, itu pasti sudah ada (tujuan) tertentu bahwa mereka akan tidak berpihak (kepada Palestina)," tuturnya.

    Meski demikian, Hikmahanto menyarankan tidak perlu ada negosiasi dengan Israel. Menurutnya, tidak akan ada kesepakatan yang dipenuhi oleh Negeri Zionis itu.

    "Kalau menurut saya, tindakan Israel itu memang sudah melanggar (hukum internasional). Banyak yang mereka lakukan bahkan terhadap warga sipil Palestina," imbuhnya.

    Beberapa pekan terakhir telah terjadi peningkatan tajam dalam ketegangan dan kekerasan di Tepi Barat yang diduduki, terutama di Yerusalem Timur. Ini dilakukan karena penggusuran keluarga Palestina dari rumah mereka demi pemukim Israel.

    Pasukan keamanan Israel menggunakan kekuatan yang tidak proporsional ada Jumat lalu dengan menyerang jemaah di dalam Masjid Al-Aqsa. Mereka juga menembakkan peluru berlapis karet, gas air mata, dan granat setrum.
     
    Baca: RI Desak DK PBB Ambil Langkah Nyata atas Pelanggaran Israel.

    Total korban tewas dalam bentrokan tentara Israel dan Hamas di Jalur Gaza mencapai 40 jiwa. Jumlah tersebut terdiri dari 35 warga Palestina dan lima warga Israel.

    Sementara itu, Indonesia mendesak Dewan Keamanan PBB untuk mengambil langkah atas pelanggaran yang dilakukan Israel terhadap rakyat Palestina. Israel mengusir warga di Syeikh Jabbar dan menyerang mereka di Masjid Al Aqsa.

    "Bapak Presiden (Joko Widodo) juga menyampaikan bahwa Indonesia mengutuk tindakan tersebut dan mendesak DK PBB untuk mengambil langkah nyata terhadap pelanggaran yang terus dilakukan oleh Israel," tutur Menteri Luar Negeri Retno Marsudi.

    "Indonesia akan terus mendukung perjuangan rakyat Palestina," ucapnya.

    (FJR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id