Langkah Ekonomi Singapura di Tengah Pandemi Serupa dengan Indonesia

    Marcheilla Ariesta - 15 September 2021 12:21 WIB
    Langkah Ekonomi Singapura di Tengah Pandemi Serupa dengan Indonesia
    Duta Besar RI untuk Singapura, Suryopratomo. Foto: Metro TV



    Singapura: Dampak pandemi covid-19 dirasakan semua negara, termasuk Indonesia dan Singapura. Varian Delta yang mudah menyebar juga terpaksa membuat negara-negara ini mengetatkan penguncian yang berakibat pada melemahnya perekonomian.

    Duta Besar RI untuk Singapura, Suryopratomo menuturkan, tahun lalu Negeri Singa itu memberikan bantuan ekonomi hingga 53,7 miliar dolar Singapura kepada warganya. Dari jumlah tersebut, 26 miliar dolar Singapura (setara Rp275 triliun) digunakan untuk membantu warganya yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK).

     



    "Juga diberikan bantuan ke perusahaan supaya tetap bisa bertahan di tengah pandemi," kata Suryopratomo dalam UOB Economic Outlook 2022, Rabu, 15 September 2021.

    Menurutnya, Pemerintah Singapura berupaya membuat masyarakat jangan sampai tidak punya pekerjaan dan ekonomi tetap bisa dipertahankan. Ia menambahkan, memang stimulus yang dikeluarkan Singapura cukup untuk penduduk sekitar 5,9 juta orang.

    "Hampir sama stimulusnya dengan yang diberikan Indonesia," imbuh dia.

    Dubes Tommy menuturkan pada UOB Economic Outlook 2022, di tahun ini ia melihat Pemerintah Singapura berupaya mengembalikan dan menggerakkan ekonominya. "Hasilnya juga sangat positif di kuartal pertama, mereka tumbuh sekitar 1,4 persen di kuartal kedua tumbuh 14,1 persen," terangnya.

    Sektor konstruksi, kata Tommy, menjadi kontributor utama pertumbuhan ekonomi di negara kecil tersebut. Menurutnya, sektor konstruksi tumbuh lebih dari 100 persen.

    "Kemudian juga perdagangan, ritel pelayanan, penjualan makanan dan minuman, serta transportasi, hampir semua menunjukkan angka bergerak secara positif ini," terangnya di forum UOB Economic Outlook 2022 itu.

    Dengan pertumbuhan yang sangat baik itu, lanjut Tommy, Perdana Menteri Singapura, Lee Hsien Loong percaya diri tahun ini ekonomi Singapura bisa tumbuh empat hingga enam persen.

    "Apa yang dilakukan oleh Singapura sama dengan Indonesia untuk menggerakkan ekonomi. Yang penting dilakukan adalah bagaimana menarik investasi untuk masuk, industri manufaktur berkembang," pungkasnya.


    (FJR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id