Adik PM Singapura Gabung Oposisi Bertarung dalam Pemilu

    Fajar Nugraha - 24 Juni 2020 13:59 WIB
    Adik PM Singapura Gabung Oposisi Bertarung dalam Pemilu
    Adik bungsu dari Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong, Lee Hsien Yang, bergabung dengan partai oposisi. Foto: AFP
    Singapura: Adik bungsu dari Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong, Lee Hsien Yang, bergabung dengan partai oposisi jelang pemilihan umum yang akan berlangsung Juli. Kehadiran Hsien Yang membuahkan tantangan baru dari pemerintahan yang sudah lama dipegang oleh klan Lee.

    Jelang pemilu, parlemen Singapura dibubarkan pada Selasa untuk pemungutan suara 10 Juli. Pelaksanaan pemilu dilakukan di saat negara itu berjuang untuk pulih dari wabah virus korona.

    Lee Hsien Yang dikabarkan terlibat dalam perselisihan yang berlangsung lama dengan saudara kandungnya, Perdana Menteri Lee Hsien Loong, menuduhnya berusaha memanfaatkan warisan ayah mereka, pemimpin pendiri Singapura Lee Kuan Yew.

    Pria berusia 62 tahun itu bertemu dengan Tan Cheng Bock, pemimpin kelompok oposisi baru Progress Singapore Party (PSP), Rabu pagi. Setelah itu dia mengungkapkan bahwa baru saja menjadi anggota.

    "Saya bergabung dengan partai itu karena saya pikir (Tan) berkomitmen untuk melakukan hal yang benar untuk Singapur. Dia mencintai negaranya dan telah menyatukan sekelompok orang yang memiliki visinya yang sama," kata Lee Hsien Yang kepada wartawan, seperti dikutip AFP, Rabu, 24 Juni 2020.

    Dia tidak akan tertarik pada apakah dia berencana untuk mencalonkan diri sebagai kandidat perdana menteri dalam pemilihan.

    Tan, seorang tokoh populer yang pernah menjadi anggota parlemen di Partai Aksi Rakyat (PAP) yang berkuasa, mengatakan bahwa Lee Hsien Yang adalah ‘bukan hanya orang biasa’.

    "Ayahnya adalah pendiri Singapura, jadi itu sangat penting," tegasnya.

    Partai PSP, yang diluncurkan tahun lalu, tidak akan mengancam kekuasaan PAP yang sudah berjalan selama puluhan tahun. Tetapi menurut pengamat, kombinasi anggota keluarga Lee dan Tan dapat menarik beberapa pemilih dari partai yang berkuasa.

    Lee Hsien Yang, seorang eksekutif bisnis, dan saudara perempuannya Lee Wei Ling berselisih dengan perdana menteri setelah kematian ayah mereka, Lee Kuan Yew pada 2015.

    Perselisihan keluarga Lee berpusat pada tuduhan yang dibuat oleh saudara perdana menteri bahwa ia berusaha memblokir pembongkaran sebuah rumah keluarga untuk mengambil keuntungan dari warisan Lee Kuan Yew. Namun PM Lee membantah tuduhan saudaranya itu.



    (FJR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id