Singapura Sampaikan Belasungkawa Atas Bencana NTT dan Timor Leste

    Fajar Nugraha - 08 April 2021 13:06 WIB
    Singapura Sampaikan Belasungkawa Atas Bencana NTT dan Timor Leste
    Rumah warga di Desa Waiwerang, NTT yang hancur akibat banjir bandang. Foto: AFP



    Singapura: Menteri Luar Negeri Singapura Vivian Balakrishnan pada Rabu 7 April menyampaikan belasungkawa atas bencana alam yang melanda Indonesia dan Timor-Leste. Banjir dan tanah longsor melanda kedua negara.

    Topan tropis Seroja melanda Indonesia dan Timor-Leste pada Senin setelah hujan deras memicu banjir dan tanah longsor yang menewaskan sedikitnya 113 orang dan menyebabkan puluhan lainnya hilang.






    Baca: Jokowi Kirim 3.572 Paket Sembako untuk Korban Bencana NTT.

    Dalam suratnya kepada Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Balakrishnan mengatakan, ”Merasa sedih mendengar tentang korban jiwa dan kehancuran yang tragis" akibat banjir dan tanah longsor di Nusa Tenggara Timur dan Nusa Tenggara Barat pada minggu lalu.

    “Terima belasungkawa saya yang terdalam kepada keluarga para korban dan seluruh masyarakat Indonesia yang mata pencahariannya terkena dampak bencana dahsyat ini,” tulisnya, seperti dikutip dari Channel News Asia, Kamis 8 April 2021.

    “Doa kami bersama rakyat Indonesia selama masa sulit ini. Pemerintah Anda dengan cepat melakukan upaya bantuan dan penyelamatan, dan saya yakin rakyat Indonesia akan mengatasi krisis ini dengan kekuatan dan ketabahan," sebutnya.

    Balakrishnan mengungkapkan sentimen serupa dalam suratnya kepada Menteri Luar Negeri dan Kerjasama Timor-Leste Adaljiza Albertina Xavier Reis Magno.

    “Belasungkawa saya yang terdalam kepada keluarga para korban, dan semua warga Timor yang terkena dampak banjir. Pikiran kami bersama rakyat Timor selama masa sulit ini,” katanya.

    Ia menambahkan bahwa Pemerintah Singapura akan menyumbang USD50.000 melalui Palang Merah Singapura untuk mendukung Timor-Leste dalam upaya bantuan dan pemulihannya.

    “Saya yakin Timor-Leste akan mengatasi bencana ini dengan kekuatan,” ucapnya.

    Sekitar 10.000 orang terpaksa mengungsi ke tempat penampungan di kedua negara, di tengah kekhawatiran atas penyebaran covid-19. Beberapa desa tersapu dan hancur.

    Di Indonesia dan Timor-Leste, petugas SAR berlomba menemukan puluhan orang yang masih hilang.

    Kementerian Luar Negeri Singapura (MFA) mengatakan, warga Singapura di daerah yang terkena dampak harus memantau berita lokal dengan cermat dan memperhatikan instruksi dari pihak berwenang setempat.

    "Warga Singapura juga disarankan untuk tetap berhubungan dengan keluarga dan teman-teman Anda agar mereka tahu Anda aman. Warga Singapura yang membutuhkan bantuan konsuler dapat menghubungi Kementerian Luar Negeri," kata MFA.

    Warga Singapura di Indonesia juga dapat menghubungi Kedutaan Besar Singapura di Jakarta.

    Belasan wilayah di NTT terdampak bencana alam akibat siklon tropis Seroja pada Minggu, 4 April 2021. Wilayah itu terdiri atas Kabupaten Flores Timur, Kabupaten Malaka, Kabupaten Lembata, Kabupaten Ngada, Kabupaten Sumba Barat, Kabupaten Sumba Timur, Kabupaten Rote Ndao, Kabupaten Ende, Kabupaten Sabu Raijua, Kabupaten Alor, Kabupaten Kupang, Kabupaten Belu, Kabupaten Timor Tengah Utara, dan Kota Kupang.

    (FJR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id