Pemulihan Ekonomi di Tengah Pandemi Jadi Prioritas Diplomasi Indonesia

    Marcheilla Ariesta - 06 Januari 2021 18:42 WIB
    Pemulihan Ekonomi di Tengah Pandemi Jadi Prioritas Diplomasi Indonesia
    Menlu Retno Marsudi saat menyampaikan Pernyataan Pers Tahunan Menteri Luar Negeri pada Rabu, 6 Januari 2021. (Kemenlu RI
    Jakarta: Pemulihan ekonomi di tengah pandemi virus korona (covid-19) yang tengah melanda global merupakan salah satu fokus Diplomasi Indonesia di 2021. Tak hanya pemulihan ekonomi, pembangunan berkelanjutan juga turut menjadi prioritas.

    Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, dalam Pernyataan Pers Tahunan Menteri 2021, menyampaikan beberapa prioritas untuk pemulihan ekonomi dan pembangunan berkelanjutan.

    "Pertama, mendorong implementasi kesepakatan ASEAN Travel Corridor Arrangement (TCA), penggunaan APEC Travel Card, dan kesepakatan TCA lainnya," seru Menlu Retno pada Rabu, 6 Januari 2021.

    Tak hanya itu, diplomasi Indonesia juga akan mendorong peningkatan investasi luar negeri (inbound investment) ke Indonesia. "Juga perluasan akses pasar dan integrasi ekonomi kawasan," imbuhnya.

    Untuk perluasan akses pasar dan integrasi ekonomi kawasan, dapat dilakukan melalui ratifikasi dan implementasi IK-CEPA, implementasi IA-CEPA, finalisasi IEU-CEPA dan Indonesia-Turkey CEPA on trade in goods.

    Baca:  Mekanisme Multilateral Pegangan Utama RI dalam Diplomasi Kesehatan

    Selain itu, harus dimulai perundingan Perjanjian Perdagangan Bebas (FTA) dengan Serbia, kawasan Mercosur dan Caricom, penuntasan negosiasi PTA dengan Mauritius, Fiji dan Papua Nugini, FTA Indonesia dengan Eurasian Economic Union, serta pembuatan Limited Trade Deal dengan AS.

    Menlu Retno mengatakan, prioritas selanjutnya adalah mendukung upaya pemerintah membangun hilirisasi industri nasional yang memiliki nilai tambah, salah satunya industri baterai lithium. Rangkaian kerja sama dengan World Economic Forum juga perlu dilanjutkan dalam investasi dan kerja sama di industri spesifik yang melibatkan pemimpin bisnis global terkait.

    "Selanjutnya, mengkonsolidasikan aset investasi Indonesia di luar negeri melalui penyelenggaraan 'Indonesia Outbound Investment Dialogue 2021,'" kata Menlu Retno.

    Indonesia juga akan mulai aktif dalam Troika G20 di bawah kepemimpinan Italia. Hal ini mengingat Indonesia akan menjadi Presiden G20 pada 2022 mendatang.

    Salah satu prioritas paling penting adalah memperkuat kerja sama ekonomi digital dan ekonomi kreatif, terutama untuk Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dengan tema 'Inclusively Creative: A Global Recovery.'

    Dalam prioritas ini, Menlu Retno menambahkan perlunya memperkuat upaya diplomasi dalam menghadapi berbagai hambatan perdagangan. Hal ini termasuk menangani kampanye negatif terhadap komoditas Indonesia, terutama kelapa sawit.

    Penyetaraan standar berkelanjutan dan kerja sama ekonomi untuk pembangunan berkelanjutan juga akan didorong sepanjang tahun ini.

    "Kita akan mendorong kerja sama ekonomi dan pembangunan berkelanjutan melalui penyelenggaraan showcase proyek berbasis green economy dengan negara mitra di paruh kedua tahun 2021," pungkas Menlu Retno.

    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id