comscore

Persidangan Adelina Sau Selesai, Mahkamah Malaysia Vonis Bebas Majikan

Marcheilla Ariesta - 25 Juni 2022 12:22 WIB
Persidangan Adelina Sau Selesai, Mahkamah Malaysia Vonis Bebas Majikan
Aksi solidaritas untuk Adelina Sau. (Foto:Dok.Renjana Pictures/Febri)
Jakarta: Mahkamah Persekutuan (MA) Malaysia telah menguatkan putusan pengadilan banding yang membebaskan majikan Adelina Sau, Ambika, dari tuntutan hukum. Padahal, Adelina -- seorang pekerja migran Indonesia (PMI) -- tewas akibat luka-luka dari penyiksaan yang dilakukan Ambika.

"Putusan ini tentu sangat mengecewakan dan melukai rasa keadilan masyarakat Indonesia," kata Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia (PWNI dan BHI) Kementerian Luar Negeri RI, Judha Nugraha dalam pernyataannya, Sabtu, 25 Juni 2022.
Ia mengatakan bahwa sesuai hukum di Malaysia, pihak yang melakukan penuntutan adalah Jaksa Penuntut Umum.

"KBRI Kuala Lumpur dan KJRI Penang telah menunjuk pengacara atau retainer lawyer untuk memantau proses persidangan," sambungnya.

Menurut dia, hasil pengamatan terlihat bahwa Jaksa Penuntut Umum tidak cermat dan tidak serius dalam menangani kasus ini.

Berbagai upaya telah dilakukan sejak awal oleh Pemerintah RI untuk memberikan keadilan bagi Adelina dan keluarganya. Di Indonesia, berkat kerja sama dengan Kepolisian dan Pemerintah Daerah NTT, tiga orang perekrut Adelina telah ditangkap.

Di samping itu, Kementerian Luar Negeri RI melalui KJRI Penang dan KBRI Kuala Lumpur juga telah berhasil mendapatkan hak-hak keuangan Mendiang berupa gaji selama bekerja dan hak lainnya.

"Dengan keluarnya putusan ini, proses persidangan bagi Adelina Sau melalui jalur hukum pidana telah berakhir," ujar Judha.

Namun, kata dia, Pemerintah Indonesia akan tetap mengupayakan keadilan bagi Adelina Sau melalui jalur hukum perdata.

Mahkamah Persekutuan Malaysia, yang setara dengan Mahkamah Agung di Indonesia, pada Kamis kemarin mengesahkan pembebasan majikan Adelina Sau, asisten rumah tangga (ART) asal Nusa Tenggara Timur yang meninggal dunia dengan banyak luka di tubuhnya pada Februari 2018.

Majelis hakim yang beranggotakan Vernon Ong Lam Kiat, Harmindar Singh Dhaliwal, dan Rhodzariah Bujang menolak permohonan jaksa penuntut umum untuk menggugurkan putusan Mahkamah Tinggi.

Dalam putusannya, Hakim Vernon, yang mengetuai majelis hakim, menuturkan Pengadilan Tinggi telah mengeluarkan putusan dengan benar dalam membebaskan majikan Adelina, Ambika MA Shan.

Hakim Vernon mengatakan, jaksa penuntut umum harus memberikan alasan mengapa mengajukan permohonan Discharge Not Amounting To Acquittal (DNAA). Menurutnya, DNAA hanya boleh diberikan jika ada alasan valid yang diberikan pihak jaksa.

"Malah berdasarkan catatan banding, tiada alasan diberikan pihak pendakwaan (di Pengadilan Tinggi)," kata Hakim Vernon dikutip dari kantor berita Bernama.

Dengan DNAA ini, berarti terdakwa dibebaskan dari dakwaan, namun dapat dituntut lagi di kemudian hari. Sebaliknya, putusan Mahkamah Persekutuan ini membuat Ambika bebas murni dan tidak bisa didakwa pidana atas kematian Adelina.

Baca:  Erick Thohir Dukung BP2MI Perjuangkan Keadilan untuk Adelina Sau

(WIL)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id