comscore

Serbia Siap Ekspor Gandum ke Indonesia

Marcheilla Ariesta - 23 Mei 2022 13:18 WIB
Serbia Siap Ekspor Gandum ke Indonesia
Menlu Retno Marsudi (dua kanan) bersama Menlu Serbia Nikola Selakovic di Jakarta, Senin, 23 Mei 2022. (Kemenlu RI)
Jakarta: Serbia siap mengekspor gandum ke Indonesia. Kesediaan itu disampaikan kembali Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dalam pernyataan gabungan bersama Menlu Serbia Nikola Selakovic di Jakarta, Senin, 23 Mei 2022.

"Tentang kerja sama ketahanan pangan, kami berbagi keprihatinan tentang dampak perang di Ukraina, khususnya kenaikan harga pangan," kata Menlu Retno dalam pernyataan bersama tersebut.
"Untuk tujuan ini, kami sepakat meningkatkan kerja sama perdagangan komoditas pangan dan pertanian, khususnya gandum," sambung dia.

Dalam hal ini, kata Menlu Retno, perusahaan milik negara PT Berdikari dan perusahaan Serbia menunjukkan kesiapan untuk memfasilitasi ekspor gandum Serbia ke Indonesia. Ia menambahkan, Menlu Selakovic akan bertemu dengan PT Berdikari untuk membahas detail kerja sama tersebut.

Selain ekspor gandum, kedua menlu juga membahas mengenai kerja sama perdagangan dan investasi. Menlu Retno mengatakan, meski pun masih di tengah pandemi, namun hubungan kedua negara menunjukkan tren positif.

Pada 2021, katanya, perdagangan bilateral Indonesia-Serbia mencapai USD26,8 juta. "Saya berterima kasih atas kesediaan Serbia untuk meningkatkan pangsa pasar ekspor minyak sawit Indonesia hingga 30 persen," serunya.

Menlu Retno menambahkan, ia senang mencatat minat Serbia untuk mempekerjakan lebih banyak pekerja Indonesia di berbagai sektor, termasuk sektor konstruksi, perhotelan, makanan dan minuman.

"Saya menyatakan harapan atas dukungan Serbia untuk memastikan perlindungan yang lebih baik dan kepastian hukum bagi pekerja migran Indonesia," ungkapnya.

Dalam pertemuan ini, kedua menlu sepakat ada banyak ruang untuk meningkatkan perdagangan dua arah dan hubungan investasi. Keduanya melihat perlu untuk mengintensifkan hubungan antarbisnis melalui Kamar Dagang.

Serbia merupakan salah satu mitra penting Indonesia di Eropa Tenggara. Kedua negara merupakan pendiri Gerakan Non-Blok pada 1961.

Baca:  Kurangi Impor, Perlu Riset Pengembangan Tanaman Gandum Lokal


(WIL)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id